BUMN upayakan buka 6,6 juta lapangan kerja
Senin, 4 April 2011 | 14:40 WIBSebanyak 26 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjanjikan komitmennya untuk menanamkan investasi sebesar Rp 836 triliun. Investasi itu dilakukan selama 2011-2014 dalam beragam proyek di seluruh Indonesia. Harapannya, investasi itu bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 6,6 juta jiwa.
Menteri BUMN Mustafa Abubakar usai bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini mengatakan ke-26 BUMN itu akan ambil bagian dalam pelaksanaan Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). "BUMN komit ada Rp 836 Triliun selama 2011-2014, tenaga kerja yang terserap 6,6 juta orang," katanya.
Mustafa mengatakan, keterlibatan 26 BUMN dalam MP3EI yang fokus pada pengembangan enam koridor ekonomi itu dikarenakan memiliki keuntungan rata-rata sebesar 96 persen per tahun. BUMN itu bergerak di bidang asuransi, perbankan, telekomunikasi, migas dan Infrastruktur.
Mustafa menambahkan, sejumlah BUMN itu juga akan fokus pada pengembangan infrastruktur di luar Jawa. "Misalnya proyek di Halmahera. Di situ ada PLN dan Pertamina," kata Mustafa mencontohkan.
Menurut Mustofa jika dirinci porsi investasi dari masing-masing BUMN itu terbilang cukup besar. Utamanya dari PT Pertamina, PT Telkom, PT BRI, PT Bank Mandiri, PT BNI, PT BNI dan PT Antam, nilai investasinya bisa mencapai 50 persen dari total pendapatannya per tahun.
Selain 7 BUMN yang disebutkan itu, BUMN lain yang ikut andil untuk berinvestasi adalah : PT. PLN, PT. Pusri, Perum Bulog, PT. PGN, PT. Garuda Indonesia, PT. Krakatau Steel, PT. Semen Gresik, PT. Jamsostek, PT. Taspen, PT. Timah, PT Bukit Asam, PT Askes, PT. BTN, PT. PPA, PT. Wijaya karya, PT. Adikarya, PTPN III, PTPN IV, Perum Pegadaian, dan PT KA Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




