ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Perekonomian global tumbuh 3,1 persen

Rabu, 7 September 2011 | 08:35 WIB
MM
B
Penulis: Moh. Said Mashur | Editor: B1

Konsumsi dan investasi harus ditingkatkan.

Salah satu badan oraganisasi dunia Perserikatan Bangsa Bangsa [PBB], United Nations Conference on Trade and Development [UNCTAD] memproyeksi perekonomian global pada tahun 2011 akan tumbuh 3,1 persen.

Syaratnya, Eropa wajib melakukan penghematan.

"Diperlukan penghematan fiskal," kata Direktur divisi Globalisasi dan Pembangunan Strategis UNCTAD Heiner Flassbeck di Jenewa, Swiss hari ini seperti dikutip AFP.
 
Menurut dia, negara-negara di zona Eropa harus melakukan penghematan sehingga dapat menekan rasio utang terhadap produk domestik bruto [PDB]. Selain itu, zona Eropa juga harus memangkas upah karyawan sehingga tidak membebani anggaran negara.
 
Eropa bisa meniru apa yang telah dilakukan Amerika Serikat [AS] dan Jepang. "AS sudah tidak menaikan upah lagi, Eropa juga harus demikian yang menyumbang 70 persen dari ekonomi dunia," kata Heiner.
 
Selain upaya penghematan, lanjut Heiner, ekonomi dunia harus menggenjot konsumsi dan investasi dalam rangka meningkatkan permintaan global. "Untuk merangsang pertumbuhan, investasi diprioritaskan pada proyek infrastruktur," kata mantan Menteri Keuangan Jerman ini.

Dia juga menyoroti pentingnya regulasi mengenai pembatasan para spekulan di pasar keuangan dan saham. Begitu halnya dengan aktifitas yang mempengaruhi nilai tukar mata uang.

Saat ini diakui Heniner, krisis di Eropa memang belum terselesaikan. Hal tersebut terlihat dari tertekannya pertumbuhan ekonomi dan semakin tingginya utang di kuartal kedua 2011. "Ini dikhawatirkan akan menyebar tidak hanya ke Eropa, namun juga beresiko menyeret ekonomi global," katanya.
 
Bank Dunia sebelumnya mencatat rata-rata pertumbuhan ekonomi negara di dunia pada tahun ini hanya bisa naik 2,3 persen  per tahun. Meski demikian, kawasan Eropa, Jepang, dan AS akan tetap banyak memainkan peran mendorong pertumbuhan global.

 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menhut: 23 Persen Mangrove Dimiliki Indonesia, Terbesar di Dunia

Menhut: 23 Persen Mangrove Dimiliki Indonesia, Terbesar di Dunia

NASIONAL
Indonesia Siap Tarik TNI dari Lebanon jika PBB Tak Mampu Melindungi

Indonesia Siap Tarik TNI dari Lebanon jika PBB Tak Mampu Melindungi

NASIONAL
Ratusan Warga Haiti Mengungsi Seusai Geng Bersenjata Mengamuk

Ratusan Warga Haiti Mengungsi Seusai Geng Bersenjata Mengamuk

INTERNASIONAL
PBB: 45 Juta Orang Bisa Kelaparan Akibat Blokade Selat Hormuz

PBB: 45 Juta Orang Bisa Kelaparan Akibat Blokade Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Dubes AS di PBB: Negosiasi dengan Iran Masih Berlangsung

Dubes AS di PBB: Negosiasi dengan Iran Masih Berlangsung

INTERNASIONAL
300 Wartawan Tewas, PBB: Gaza Tempat Paling Berbahaya bagi Jurnalis

300 Wartawan Tewas, PBB: Gaza Tempat Paling Berbahaya bagi Jurnalis

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon