ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

November, Ditetapkan Sebagai Bulan Kreatif Indonesia

Rabu, 5 Juni 2013 | 07:53 WIB
ES
FH
Penulis: Elvira Anna Siahaan | Editor: FER
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu (Antara)

Pada bulan tersebut akan dilaksanakan berbagai kegiatan kreatif.

Jakarta - Geliat industri kreatif nampaknya semakin merajarela setiap bulannya. Bukan hanya di bidang musik, industri kreatif di sektor mode, kuliner, film, dan seni juga ikut bertumbuh.

Berkaca pada hal tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu berencana mencanangkan Bulan Kreatif Indonesia, yang jatuh setiap November.

"Rencananya setiap bulan November akan diperingati sebagai bulan kreatif Indonesia. Pada bulan tersebut juga akan dilaksanakan berbagai kegiatan kreatif seperti Pekan Produk Kreatif Indonesia, Art Indonesia, dan banyak lagi," ungkap Mari Pangestu saat ditemui dalam laporan Wisman Kuartal Pertama di Gedung Sapta Pesona, Senin (3/6).

ADVERTISEMENT

Untuk menyambut datangnya bulan kreatif, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kebih dulu menyelenggarakan lomba foto bertajuk Indonesia di Hatiku.

Lomba foto yang berkaitan dengan perayaan Hari Kemerdekaan RI ini diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya kegiatan-kegiatan kreatif di Indonesia.

Terkait dengan industri kreatif, Mari juga menegaskan bahwa dibutuhkan kerjasama yang solid di antara berbagai pihak. Bukan hanya pemerintah dan komunitas saja, pihak-pihak swasta juga diharapkan memberi dukungan.

Semisal, untuk bisa memajukan industri musik yang adalah industri kreatif unggulan, Mari berharap semua musisi menyambut baik pencanangan Hari Musik Nasional.
Lewat hari Musik Nasional, musisi, masyarakat, dan juga pemerintah diharapkan bisa sama-sama bergotong royong membenahi dan memajukan industri musik Indonesia.

Tidak hanya di bidang musik, sektor mode yang juga menjadi industri kreatif unggulan memiliki target besar di tahun 2020. Mari berharap, pada tahun 2020 Indonesia bisa menjadi trendsetter Asia sekaligus menjadi kiblat fesyen muslim di dunia.

"Saya optimis dunia mode kita akan terus berkembang. Bisa dilihat dari peran Maudy Koesnaedi yang bersinar di Festival Film Channes. Ia dengan bangga mengenakan busana rancanangan desainer Indonesia, yang juga tak kalah glamor dengan rancangan desainer dunia," tambah Mari.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon