Bursa Asia Merah, IHSG Diprediksi Tertekan
Senin, 3 Oktober 2011 | 08:25 WIB
Sektor manufaktur Cina tergerus dalam tiga bulan berturut-turut.
Sejumlah bursa Asia pagi ini dibuka turun menyusul belum pulihnya kekhawatiran krisis di Eropa dan Amerika Serikat. Melihat kondisi ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pembukaan pagi ini diperkirakan melemah.
Pelemahan bursa kawasan dipicu sentimen negatif dari Cina, dimana negeri Tirai Bambu tersebut mengumumkan sektor manufakturnya mengalami pelemahan dalam tiga bulan berturut-turut.
Pelemahan juga didorong belum sepakatnya para pemimpin Eropa mengenai kebijakan keuangan untuk menyelesaikan krisis utang di Eropa. Bahkan sebagian pemimpin Eropa dan investor memperkirakan Yunani akan default.
Hingga pukul 08.20 WIB, indeks Nikkei 225 Jepang turun tajam 170 poin (2 persen) ke level 8.530 dan Straits Times Singapura jatuh 39 poin [1,5 persen] ke level 2.636.
Sejumlah bursa Asia pagi ini dibuka turun menyusul belum pulihnya kekhawatiran krisis di Eropa dan Amerika Serikat. Melihat kondisi ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pembukaan pagi ini diperkirakan melemah.
Pelemahan bursa kawasan dipicu sentimen negatif dari Cina, dimana negeri Tirai Bambu tersebut mengumumkan sektor manufakturnya mengalami pelemahan dalam tiga bulan berturut-turut.
Pelemahan juga didorong belum sepakatnya para pemimpin Eropa mengenai kebijakan keuangan untuk menyelesaikan krisis utang di Eropa. Bahkan sebagian pemimpin Eropa dan investor memperkirakan Yunani akan default.
Hingga pukul 08.20 WIB, indeks Nikkei 225 Jepang turun tajam 170 poin (2 persen) ke level 8.530 dan Straits Times Singapura jatuh 39 poin [1,5 persen] ke level 2.636.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




