IHSG Tergerus 4 Persen
Senin, 3 Oktober 2011 | 12:13 WIB
Saham bluechips membenamkan indeks.
Indeks harga saham gabungan [IHSG] pada sesi I siang ini ditutup melemah 143,44 poin [4,05 persen] ke level 3.405,44.
Sementara Indeks LQ-45 terpangkas 27,94 poin [4,49 persen] ke level 594,70. Adapun indeks Jakarta Islamic Index (JII) tergerus 21,53 poin (4,37 persen0 menjadi 470,77 poin.
Investor di lantai bursa panik melakukan aksi jual besar-besaran saham-saham unggulan berkapitalisasi besar. Sentimen negatif global masih mendominasi pelepasan saham pada sesi I siang ini. Investor khawatir Yunani akan mengalami default menyusul belum sepakatnya para pemimpin Eropa mencari solusi ancaman resesi dunia tersebut.
Hingga sesi sesi I, perdagangan tercatat dengan volume 1,558 miliar saham senilai Rp 1,522 triliun. Tidak ada satu saham naik, sebanyak 243 saham turun, dan 25 saham stagnan. Indeks sempat mencapai level tertinggi 3.548,12 dan terendah 3.402,09.
Sementara saham-saham yang naik di top gainer adalah PT Taisho Pharmaceutical Ind. Tbk (SQBI) naik Rp 1.00 (0,9 persen) menjadi Rp 118.000, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp 550 (1,0 persen) menjadi Rp 53.050, PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) naik Rp 50 (1,5 persen) menjadi Rp 3.350, PT Verena Tbk (VRNA) naik Rp 4 menjadi Rp 125.
Saham-saham yang turun di top losers adalah PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp 3.250 (5,1 persen) menjadi Rp 60.400, PT Indotambang Megah Raya Tbk (ITMG) turun Rp 1.950 ([5 persen) menjadi Rp 37.300, PT United Tractor Tbk (UNTR) turun Rp 1.150 (5,2 persen) menjadi Rp 20.800, PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP) turun Rp 1.100 (7,9 persen) menjadi Rp 12.900.
Indeks harga saham gabungan [IHSG] pada sesi I siang ini ditutup melemah 143,44 poin [4,05 persen] ke level 3.405,44.
Sementara Indeks LQ-45 terpangkas 27,94 poin [4,49 persen] ke level 594,70. Adapun indeks Jakarta Islamic Index (JII) tergerus 21,53 poin (4,37 persen0 menjadi 470,77 poin.
Investor di lantai bursa panik melakukan aksi jual besar-besaran saham-saham unggulan berkapitalisasi besar. Sentimen negatif global masih mendominasi pelepasan saham pada sesi I siang ini. Investor khawatir Yunani akan mengalami default menyusul belum sepakatnya para pemimpin Eropa mencari solusi ancaman resesi dunia tersebut.
Hingga sesi sesi I, perdagangan tercatat dengan volume 1,558 miliar saham senilai Rp 1,522 triliun. Tidak ada satu saham naik, sebanyak 243 saham turun, dan 25 saham stagnan. Indeks sempat mencapai level tertinggi 3.548,12 dan terendah 3.402,09.
Sementara saham-saham yang naik di top gainer adalah PT Taisho Pharmaceutical Ind. Tbk (SQBI) naik Rp 1.00 (0,9 persen) menjadi Rp 118.000, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp 550 (1,0 persen) menjadi Rp 53.050, PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) naik Rp 50 (1,5 persen) menjadi Rp 3.350, PT Verena Tbk (VRNA) naik Rp 4 menjadi Rp 125.
Saham-saham yang turun di top losers adalah PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp 3.250 (5,1 persen) menjadi Rp 60.400, PT Indotambang Megah Raya Tbk (ITMG) turun Rp 1.950 ([5 persen) menjadi Rp 37.300, PT United Tractor Tbk (UNTR) turun Rp 1.150 (5,2 persen) menjadi Rp 20.800, PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP) turun Rp 1.100 (7,9 persen) menjadi Rp 12.900.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




