Sentimen Negatif Asia Tekan IHSG
Selasa, 4 Oktober 2011 | 09:38 WIB
Masih melanjutkan tren pelemahan.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini dibuka turun 1,49 poin di level 3.347,22 dibanding perdagangan kemarin 3.348,71.
Begitu halnya LQ-45 yang dibuka turun 0,37 poin ke level 583,85 dibanding sebelumnya 584,22. Sementara Jakarta Islamic Index (JII) juga turun 0,53 poin menjadi 461,44 dibanding sebelumnya 461,97.
Hingga pukul 09.35 JATS, penurunan IHSG mengecil 7,81 poin [0,23 persen] menjadi 3.3470,90, sedangkan LQ-45 turun 0,01 poin [0,001 persen] ke level 584,21.
Pelemahan indeks tak lepas dari sentimen negatif hampir seluruh bursa Asia. Belum jelasnya penyelesaian krisis di Eropa dan Amerika Serikat (AS) membuat investor lebih memilih memegang uang atau portofolio investasi lainnya dibanding saham.
Meski demikian, pemerintah Yunani akan mengurangi pegawai negeri sipil (PNS) yang saat ini berjumlah 30.000 orang pada akhir tahun. Pengumuman itu merupakan bagian dari upaya penghematan atau efisiensi sebagaimana disyaratkan para pemberi dana talangan internasional
Sementara rupiah pagi ini menguat Rp 30 [0,33 persen] ke level Rp 9.040 per dolar Amerika Serikat [AS] dari perdagangan kemarin Rp 9.070. Pada perdagangan hari ini, rupiah akan ditransaksikan di kisaran Rp 9.010 - Rp 9.110.
Adapun harga minyak mentah dunia pada perdagangan Senin malam waktu New York [pagi ini] terus melanjutkan tren negatif turun US$ 0,15 dolar [0,20 persen] ke level US$ 76,25 untuk jenis WTI, sedangkan jenis brenth turun 1,05 dolar [1,02 persen] mencapai US$ 101,71.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini dibuka turun 1,49 poin di level 3.347,22 dibanding perdagangan kemarin 3.348,71.
Begitu halnya LQ-45 yang dibuka turun 0,37 poin ke level 583,85 dibanding sebelumnya 584,22. Sementara Jakarta Islamic Index (JII) juga turun 0,53 poin menjadi 461,44 dibanding sebelumnya 461,97.
Hingga pukul 09.35 JATS, penurunan IHSG mengecil 7,81 poin [0,23 persen] menjadi 3.3470,90, sedangkan LQ-45 turun 0,01 poin [0,001 persen] ke level 584,21.
Pelemahan indeks tak lepas dari sentimen negatif hampir seluruh bursa Asia. Belum jelasnya penyelesaian krisis di Eropa dan Amerika Serikat (AS) membuat investor lebih memilih memegang uang atau portofolio investasi lainnya dibanding saham.
Meski demikian, pemerintah Yunani akan mengurangi pegawai negeri sipil (PNS) yang saat ini berjumlah 30.000 orang pada akhir tahun. Pengumuman itu merupakan bagian dari upaya penghematan atau efisiensi sebagaimana disyaratkan para pemberi dana talangan internasional
Sementara rupiah pagi ini menguat Rp 30 [0,33 persen] ke level Rp 9.040 per dolar Amerika Serikat [AS] dari perdagangan kemarin Rp 9.070. Pada perdagangan hari ini, rupiah akan ditransaksikan di kisaran Rp 9.010 - Rp 9.110.
Adapun harga minyak mentah dunia pada perdagangan Senin malam waktu New York [pagi ini] terus melanjutkan tren negatif turun US$ 0,15 dolar [0,20 persen] ke level US$ 76,25 untuk jenis WTI, sedangkan jenis brenth turun 1,05 dolar [1,02 persen] mencapai US$ 101,71.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




