ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jepang Investasi Rp 350 M untuk Proyek Percontohan di Karawang

Senin, 15 Juli 2013 | 13:40 WIB
RP
FH
Penulis: Rangga Prakoso | Editor: FER
Ilustrasi pembangkit listrik mini hydro.
Ilustrasi pembangkit listrik mini hydro. (NegroForests.org)

Jakarta - The New Energy and Industrial Technology Development Organization of Japan (NEDO) menginvestasikan ¥ 3,5 miliar atau senilai Rp 350 miliar untuk proyek percontohan di kawasan industri Surya Cipta, Karawang, Jawa Barat.

"Investasi 3,5 miliar Yen. Dikalikan Rp 100 saja maka sekitar Rp350 miliar. Dana itu NEDO yang sediakan selama proyek," kata Direktur Eksekutif NEDO Hiroshi Kuniyoshi ditemui usai penandatanganan MoU dengan Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi di Jakarta, Senin (15/07).

Hiroshi menjelaskan proyek ini akan melibatkan empat perusahaan Jepang yakni Fuji Electric, Mitsubishi Electric, NTT Communications, dan Sumitomo Corporation.

Fuji Electric bertanggung jawab terhadap Techology for stabilizing electricity quality yaitu berupa Distribution Automation System (DAS), Uninterruptible Power Supply (UPS) System, dan peralatan untuk menstabilkan tegangan yang akan dipasang untuk menstabilkan sistem daya dengan tegangan tinggi.

ADVERTISEMENT

Mitsubshi Electric bertanggung jawab terhadap dua teknologi yakni Demand Side Management (DSM) yang mengendalikan permintaan listrik serta Factory Energy Management (FEMS) System untuk mempromosikan konservasi energi. Sedangkan NTT Communication bertanggung jawab terhadap Information Communication Techonology (ICT).

"Ketiga perusahaan itu dikoordinasikan oleh Sumitomo Corporation," ujarnya.

NEDO merupakan lembaga semi pemerintah yang melakukan penelitian dan pengembangan tekbologi energi, teknologi lingkungan serta teknologi industri.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon