ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Presiden Diharapkan Tunjuk BUMN Pengelola Tol Sumatera

Senin, 15 Juli 2013 | 19:24 WIB
NL
WP
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: WBP
Pekerja Indonesia membangun jembatan dan jalan tol dalam rangka pertumbuhan ekonomi dan  Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).
Pekerja Indonesia membangun jembatan dan jalan tol dalam rangka pertumbuhan ekonomi dan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). (AFP)

Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum (PU) berharap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secepatnya menunjuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menangani pembangunan jalan tol di Pulau Sumatera.

Dia menyebutkan, jika BUMN seperti PT Jasa Marga (Persero) Tbk berperan sebagai pengelola sejumlah ruas tol di Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Bali, maka diperlukan BUMN khusus menangani pembangunan sejumlah ruas tol di Pulau Sumatera.

Rencananya pemerintah akan membangun empat ruas tol di Pulau Sumatera, yang akan dikerjakan pada September 2013. Empat ruas tol Sumatera terdiri atas Medan-Binjai sepanjang 16,8 kilometer (km) dengan nilai investasi Rp 2 triliun dan Pekanbaru-Dumai 135 km dengan investasi Rp 14,7 triliun.

Selain itu, ruas tol Palembang-Indralaya sepanjang 22 km dengan investasi Rp 1 triliun dan ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 150 km dengan nilai investasi Rp 13,8 triliun.

ADVERTISEMENT

"Jalur trans Sumatera yang jelas akan ditunjuk BUMN yang 100 persen modalnya milik negara. Tetapi siapa yang akan ditunjuk belum ditentukan dan Perpres-nya juga masih dalam proses," kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/7).

Djoko dipanggil Presiden untuk menjelaskan tentang kesiapan jalur mudik menjelang Idul Fitri, pada Agustus 2013 mendatang. Disebutkan bahwa saat ini masih dilakukan perbaikan di sejumlah ruas jalan raya, khususnya di Jalur Pantai Utara (Pantura) Pulau Jawa dan diharapkan rampung sepekan menjelang Idul Fitri.

Dia mengaku, telah menyampaikan kepada Presiden mengenai keinginannya untuk membentuk BUMN baru, yang khusus menangani pembangunan tol Pulau Sumatera. Namun, lanjutnya, penunjukan itu adalah domain Presiden.

"Biar lebih fokus. Di samping itu, kalau sekarang ada perusahaan yang menangani kontrak, contracting ada, real estate ada, jalan tol juga ada," kata Djoko.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kementerian PU Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat

Kementerian PU Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat

NASIONAL
Tinjau Arus Balik di GT Kalikangkung, Menteri PU Evaluasi 2 Rest Area

Tinjau Arus Balik di GT Kalikangkung, Menteri PU Evaluasi 2 Rest Area

JAWA TENGAH
Menteri PU Pastikan Hunian Sementara Tapsel Siap Huni Jelang Lebaran

Menteri PU Pastikan Hunian Sementara Tapsel Siap Huni Jelang Lebaran

SUMATERA UTARA
Menteri PU Ungkap Alasan 2 Dirjen PU Mundur Usai Temuan BPK

Menteri PU Ungkap Alasan 2 Dirjen PU Mundur Usai Temuan BPK

NASIONAL
Menteri PU Kerahkan Alat Berat untuk Pulihkan Akses Sumatera

Menteri PU Kerahkan Alat Berat untuk Pulihkan Akses Sumatera

NASIONAL
Menteri PU Salurkan Bantuan Rp 1 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera

Menteri PU Salurkan Bantuan Rp 1 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon