Tim Independen Mulai Periksa Seluruh Tambang Bawah Tanah
Rabu, 17 Juli 2013 | 17:17 WIB
Jakarta - Tim independen bentukan pemerintah melakukan evaluasi terhadap seluruh tambang bawah tanah yang berada di Indonesia. Evaluasi ini dilakukan setelah tim rampung melakukan investigasi kejadian runtuhnya fasilitas di tambah bawah tanah Big Gossan, Papua, milik PT Freeport Indonesia.
Ketua tim independen, Ridho Wattimena mengatakan, ada beberapa tambang bawah tanah yang tersebar di Tanah Air. Setidaknya menurutnya, ada empat tambang bawah tanah yang akan diperiksa, antara lain di Lampung, Bogor dan Maluku.
"Kami melakukan evaluasi secara menyeluruh. Evaluasi satu tambang (memakan waktu) sekitar 10 hari," kata Ridho, di Jakarta, Rabu (17/7).
Ridho menjelaskan, tim independen sejauh ini telah menyelesaikan evaluasi terhadap tambang bawah tanah PT Natarang Mining yang berada di Lampung. Namun, Ridho belum mau membeberkan hasil dari evaluasi tersebut.
Dikatakannya, tim akan melakukan evaluasi ke tambang bawah tanah berikutnya pada Jumat (19/7) mendatang. Tambang yang akan dievaluasi ialah milik PT Nusa Halmahera Minerals, di Ternate, Maluku.
"Nantinya, seluruh hasil evaluasi ini akan kami laporkan ke Menteri ESDM," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM, Dede I Suhendar menjelaskan, evaluasi terhadap seluruh tambang dilakukan guna mencegah terulangnya kejadian seperti di tambang Big Gossan.
"Evaluasi ini independen. Kami tidak dilibatkan," ujarnya.
Dede menjelaskan, Kementerian ESDM sendiri rutin melakukan evaluasi kondisi tambang bawah tanah di Tanah Air. Menurutnya, Inspektur Tambang melakukan pemeriksaan menyeluruh yang dilakukan minimal setahun sekali.
Dikatakan Dede pula, pada setiap tambang juga terdapat Kepala Teknik Tambang yang bertanggung jawab pada unit tambang tersebut. Kepala Teknik ini secara berkala melaporkan kondisi daerah yang dipimpinnya kepada Inspektur Tambang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




