Indonesia dan Korsel Kerja Sama Swap Mata Uang Bilateral
Minggu, 13 Oktober 2013 | 15:23 WIB
Jakarta – Bank Indonesia (BI) mengumumkan, para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) bersepakat untuk bekerja sama bilateral dalam KRW/IDR Swap Arrangement.
Dalam kerja sama tersebut, kedua bank sentral, jika membutuhkan, dapat saling menukarkan dana dalam mata uang kedua negara, yaitu Korean Won (KRW) dan Indonesian Rupiah (IDR) untuk menunjang perdagangan dan keuangan.
"Kedua bank sentral membentuk kerja sama KRW/IDR Swap Arrangement senilai KRW 10,7 triliun/Rp 115 triliun atau ekuivalen US$ 10 miliar," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Difi Ahmad Johansyah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (13/10).
Difi mengatakan, fasilitas tersebut akan berlaku efektif selama 3 tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua belah pihak.
Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) tersebut bertujuan untuk mempromosikan perdagangan bilateral, serta memperkuat kerja sama keuangan yang bermanfaat bagi kedua negara.
Dia menambahkan, kedua belah pihak sepakat bahwa kerja sama tersebut akan berkontribusi secara positif kepada stabilisasi pasar keuangan regional.
"Ini juga untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan keuangan bilateral untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global," pungkas Difi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




