ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

RNI Raih Predikat Perkebunan Terbaik dalam Infobank BUMN Award 2013

Jumat, 1 November 2013 | 11:34 WIB
I
FB
Penulis: INA | Editor: FMB
Direktur Bisnis UMKM PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Djarot Kusumayakti (kiri) bersama Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia Ismed Hasan Putro melakukan penandatanganan kerja sama penyaluran kredit di Jakarta.
Direktur Bisnis UMKM PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Djarot Kusumayakti (kiri) bersama Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia Ismed Hasan Putro melakukan penandatanganan kerja sama penyaluran kredit di Jakarta. (ANTARA FOTO)

Jakarta - PT Rajawali Nusantara Indonesia terpilih sebagai BUMN Perkebunan terbaik berdasarkan penilaian Biro Riset Infobank terhadap kinerja keuangan perusahaan.

Direktur Utama PT RNI Ismed Hasan Putro, menerima penghargaan berpredikat sangat baik Kategori BUMN Industri Non Keuangan Sektor Perkebunan dari Direktur Penulisan Infobank Muhammad Karnoto dalam acara Infobank BUMN Awards 2013, di Hotel Mulia, Jakarta Kemarin

Penilaian Biro Riset Infobank mencakup 5 kriteria yakni pertumbuhan aset, penjualan, dan laba serta rasio keuangan seperti efisiensi, rentabilitas, likuiditas, dan solvabilitas.

Adapun berdasarkan penilaian terhadap kriteria-kriteria tersebut, RNI berhasil meraih mendapat predikat Sangat Bagus.

ADVERTISEMENT

Seperti diketahui bahwa PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) pada 2012 mencatat perolehan laba sebelum pajak sebesar Rp 435 miliar, laba bersih Rp 306 Miliar dan laba setelah hak minoritas Rp 270 Miliar. Laba tersebut melampaui target rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) yang ditetapkan oleh Kementerian BUMN laba sebelum pajak sebesar Rp342 miliar, laba bersih Rp 226 Miliar dan laba setelah hak minoritas Rp 181 Miliar.

"Pada tahun 2011 RNI mengalami kerugian bersih hingga Rp 21,7 miliar, dan kerugian setelah hak minoritas Rp 68,4 Miliar. Namun transformasi yang dilakukan secara bertahap, pada akhir Desember 2012, RNI bisa memperoleh laba sebelum pajak hingga Rp435 miliar," ujar Direktur Utama RNI Ismed Hasan Putro

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon