ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Resmi Akuisisi, Maybank GMT Targetkan Dana Kelolaan Rp 800 Miliar

Kamis, 7 November 2013 | 18:13 WIB
C
FH
Penulis: C-02 | Editor: FER
Keterngan Pers. Presiden Direktur Maybank GMT AM Marto Sutiono didampingi , Chief Executive Officer Maybank GMT Asset Management Nor' Azamin Salleh, Chief Investment Officer Maybank AM Malaysia Badrul Hisyam Abu Bakar, dan moderator Yenny Simanjuntak menjelaskan kepada wartawan usai launching Maybank GMT Asset Management, Kaimis (7/11) di Jakarta.  Maybank GMT AM menargetkan pada 2017 masuk dalam 10 besar perusahaan aset manajemen di Indonesia dalam jumlah dana kelolaan. BeritaSatu/GA Photo-M Defrizal
Keterngan Pers. Presiden Direktur Maybank GMT AM Marto Sutiono didampingi , Chief Executive Officer Maybank GMT Asset Management Nor' Azamin Salleh, Chief Investment Officer Maybank AM Malaysia Badrul Hisyam Abu Bakar, dan moderator Yenny Simanjuntak menjelaskan kepada wartawan usai launching Maybank GMT Asset Management, Kaimis (7/11) di Jakarta. Maybank GMT AM menargetkan pada 2017 masuk dalam 10 besar perusahaan aset manajemen di Indonesia dalam jumlah dana kelolaan. BeritaSatu/GA Photo-M Defrizal (GlobeAsia/Mohammad Defrizal)

Jakarta – PT Maybank GMT Asset Management (Maybank GMT) menargetkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) sebesar Rp 800 miliar hingga akhir tahun ini.

Direktur Utama Maybank GMT Marto Sutiono mengatakan, jumlah aset yang dikelola perusahaan saat ini sudah mencapai 97,5% dari target semula.

"Aset yang kami kelola sampai hari ini sebesar Rp 780 miliar," ungkap Marto usai acara Grand Launching Maybank GMT Asset Management di Jakarta, Kamis (7/10).

Untuk mengejar target tersebut, Marto mengatakan, pihaknya akan mengandalkan produk-produk yang telah dimiliki GMT sebelumnya, antara lain GMT Dana Pasti 2 dan GMT Dana Ekuitas.

ADVERTISEMENT

Sebanyak 86% aset GMPT Dana Pasti 2 dialokasikan pada obligasi swasta sementara sisanya diletakan pada pasar uang dan obligasi pemerintah. Sementara untuk GMT Dana Ekuitas, sebanyak 83% aset dialokasikan pada pasar saham dan sisanya diserahkan ke beberapa sektor lain.

Menurut Marto, imbal hasil yang dimiliki kedua produk ini masing-masing sebesar 8,31% dan 7,36% year on year.

Terkait strategi jangka pendek, Maybank GMT akan berfokus pada produk Syariah yang rencananya akan diluncurkan tahun depan.

"Lebih dari 80% penduduk Indonesia adalah Muslim, jadi kami yakin produk ini akan mendapat respon kuat," papar Marto antusias.

Selain itu, Maybank GMT juga akan memanfaatkan jaringan distribusi perbankan untuk menjangkau nasabah di seluruh Indonesia.

"Kami akan terus memanfaatkan jaringan perusahaan afiliasi kami yaitu BII untuk menembus daerah-daerah pinggiran di luar Jakarta," tandas Marto.

Seperti diketahui, Maybank GMT adalah perusahaan baru yang diakuisisi Maybank Asset Manajemen Sdn Bhd (Maybank AM) dari PT GMT Aset Manajemen yang berbasis di Jakarta. Perusahaan aset manajemen asal Malaysia tersebut mencatatkan kepemilikan saham sebanyak 99% di Maybank GMT.

CEO Maybank AM Nor' Azamin Salleh mengungkapkan, akuisisi tersebut merupakan langkah perusahaan untuk memperkokoh ekspansi serta menjadi pemimpin pasar ASEAN dalam empat tahun mendatang.

"Masuknya Maybank AM ke Indonesia merupakan salah satu persiapan kami menjadi sepuluh besar di industri aset manajemen pada 2017," papar Salleh pada kesempatan yang sama.

Menurutnya, pasar di Indonesia menjadi sangat atraktif akibat pertumbuhan ekonomi yang kuat serta permintaan domestik yang stabil.

"Indonesia adalah salah satu Negara dengan perekonomian paling tangguh di Asia Tenggara, dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 6,2% pada 2012," ungkap Salleh lebih lanjut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Road to Maybank Marathon 2025 Resmi Dimulai, Siap Bekali Pelari di 6 Kota

Road to Maybank Marathon 2025 Resmi Dimulai, Siap Bekali Pelari di 6 Kota

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon