Pengadaan Tanah NS Direct Akses Priok Segera Rampung
Senin, 18 November 2013 | 22:03 WIB
Jakarta - Konstruksi Seksi North South (NS) Direct Ramp Akses Tol Tanjung Priok akan berjalan tanpa kendala. Pembebasan lahan yang kerap menjadi hambatan pembangunan di lapangan telah hampir selesai dengan menyisakan 312 meter persegi saja yang masih terjadi sengketa kepemilikan.
Demikian dikatakan Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan Tanjung Priok, Ditjen Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Bambang Nurhadi, usai mengikuti penandatanganan paket NS Direct di Jakarta, Senin (18/11).
"Yang bermasalah tinggal 312 meter persegi, ini mau kita konsinyasikan. Kenapa? Karena tanah ini masih ada sengketa kepemilikan," kata Bambang.
Bambang mengatakan, 312 meter persegi tanah sengketa tersebut merupakan bagian dari 601 meter persegi tanah yang belum bebas. Namun, menurutnya tanah yang lainnya akan segera selesai dalam waktu dekat.
Bambang optimistis seluruh proses pembebasan tanah akan rampung dalam tiga-empat bulan kedepan. Hingga kini tanah yang sudah dibebaskan seluruhnya mencapai 3.500 meter persegi.
Pengadaan tanah yang tersisa disebutnya juga tidak akan menganggu proses konstruksi di lapangan. Hal tersebut karena kontraktor bisa memprioritaskan pekerjaan pada segmen yang sudah bebas.
Paket pekerjaan NS Direct Ramp akan berupa pembangunan jalan layang sepanjang 1,1 Kilometer serta perbaikan jalan eksisting dan pembuatan jalur pengalihan lalu lintas permanen. Konstruksi yang akan dimulai pada Januari 2014 ditargetkan akan selesai pada Juni 2015.
Bambang menjelaskan, paket NS Direct merupakan salah satu dari lima paket pekerjaan Akses Tanjung Priok dengan eksisting panjang 1,1 Km. Keempat paket lainnya adalah E-1 Rorotan-Cilincing (3,4 Km), E-2 Cilincing-Jampea (2,74 Km), E-2A Cilincing-Simpang Jampea (1,92 Km) dan NS Yos Sudarso-Simpang Jampea (2,24 Km).
Jalan Akses Tol Tanjung Priok menyediakan akses langsung ke/dari Pelabuhan Internasional Tanjung Priok. Jalan bebas hambatan ini merupakan bagian dari sistem jaringan jalan tol Jabodetabek yang terhubung ke lingkar luar Jakarta.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




