Pemerintah Alokasikan Dana Rp 19,93 Triliun per Tahun Dukung SJSN
Senin, 30 Desember 2013 | 16:55 WIB
Jakarta - Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 19,93 triliun per tahun untuk mendukung pelaksanaan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), yang akan diberlakukan mulai 1 Januari 2014.
SJSN yang dilaksanakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), akan diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/12).
"Untuk APBN Tahun 2014, pemerintah dan DPR membahas secara seksama dan telah dialokasikan Rp 19,93 triliun. Dananya sudah siap,"kata Presiden usai memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Bersatu II di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (30/12).
Presiden mengatakan, anggaran sebesar Rp 19,93 triliun akan digunakan untuk membayar jaminan kesehatan 86,4 juta jiwa penduduk Indonesia yang tergolong sangat miskin, miskin, dan rentan kemiskinan.
"Uang itu untuk saudara-saudara kita yang berkategori miskin dan rentan kemiskinan, kata Presiden.
Pada kesempatan itu, Presiden secara khusus meminta jajaran gubernur, bupati, dan walikota di seluruh Indonesia, secara aktif memastikan program ini bisa dilaksanakan dengan baik, di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.
Menko Kesra Agung Laksono, katanya, pada rapat terbatas yang khusus membahas tentang SJSN dan BPJS, secara rinci telah menjelaskan tentang kesiapan fasilitas kesehatan dan mekanisme kerjanya.
"Saya minta agar dilakuan pengelolaan dan pengawasan sebaik-baiknya. Dan, saya berikan atensi agar sukses betul kebijakan dan program ini, insya Allah, dalam dua hari mendatang akan dijalankan," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




