Asuransi Jiwa Tugu Mandiri Tambah 1.000 Agen
Senin, 6 Januari 2014 | 14:00 WIB
Jakarta - Dalam mengantisipasi kebutuhan asuransi yang semakin kompleks, PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri terus mengoptimalkan kinerja sistem pemasaran.
Pada tahun 2014 ini, perseroan akan menambah 1.000 tenaga pemasar.
Direktur Utama Tugu Mandiri mengatakan, penambahan tenaga pemasar ini merupakan bagian dari keseluruhan transformasi yang dilakukan perseroan pada bidang pemasaran.
"Melalui transformasi yang dilakukan, kami akan mensosialisasikan pentingnya asuransi jiwa, bukan saja untuk perlindungan jiwa dan investasi semata, namun juga perencanaan masa depan yang lebih baik," ungkapnya dalam siaran tertulis yang diterima Investor Daily, Senin (6/1).
Direktur Pemasaran Tugu Mandiri Fauzi Arfan menambahkan, selain penambahan tenaga pemasaran, perseroan juga akan mengaktifkan jalur pemasaran yang lain. Adapun jalur distribusi yang dimaksud adalah bancassurance, corporate agency, direct marketing, Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) dan affinity.
"Pengoptimalan jalur distribusi ini dikembangkan untuk melayani kebutuhan asuransi masyarakat yang kini semakin tersegmentasi," tambah Fauzi.
Sepanjang tahun 2013 Tugu Mandiri telah meluncurkan tiga produk asuransi individu, yaitu Mandiri Asuransi Pesangon Sejahtera (MAPS), TMOPTIMA (TMOptima Gold dan TMOptima Platinum), asuransi mikro TMGroup Medicare SME, serta program Dana Pesangon di DPLK Tugu Mandiri.
Dari sisi produksi premi tahun 2013 kontribusi terbesar pendapatan premi didominasi oleh jalur distribusi captive (62,9 persen), korporasi (24,1 persen), dan sisanya dari jalur distribusi direct marketing, bancassurance, dan affinity.
Sampai saat ini, Tugu Mandiri memiliki delapan kantor pemasaran di Jakarta, Bandung, Cirebon, Semarang, Surabaya, Pekanbaru, Palembang, dan Medan, Tugu Mandiri telah menjalin kemitraan strategis dengan lebih dari 1.500 provider kesehatan (rumah sakit, klinik, dan dokter) yang tersebar di seluruh Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




