Bank Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp 18,2 T
Senin, 10 Februari 2014 | 20:33 WIB
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk membukukan laba bersih pada tahun ini sebesar Rp 18,2 triliun, meningkat 17,2 persen dibandingkan laba bersih pada 2012 sebesar Rp 15,5 triliun.
Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin menuturkan, pertumbuhan laba bersih tersebut antara lain didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih perseroan yang meningkat 19,1 persen dibandingkan 2012 sebesar Rp 27,53 triliun menjadi Rp 32,78 triliun. Selain ditopang pendapatan bunga, laba bersih Mandiri juga didorong oleh peningakatan fee based income yang meningkat 18,6 persen menjadi Rp 14,5 triliun.
"Total kredit kita meningkat 21,5 persen dari Rp 388,8 triliun pada 2012 menjadi Rp 472,4 triliun," ujar Budi dalam Konferensi Pers Paparan Kinerja Bank Mandiri di Jakarta, (10/2).
Pertumbuhan kredit Bank Mandiri, menurut dia, masih didominasi oleh kredit pada sektor produktif yang tumbuh 23,3 persen menjadi Rp 360,4 triliun. Sementara itu, dilihat dari segmentasi, menurut Budi, kenaikan penyaluran kredit terjadi di seluruh bisnis, dengan pertumbuhan tertinggi pada segmen mikro yang mencapai 42,3 persen menjadi Rp 27 triliun. Sementara itu kredit yang tersalurkan untuk segmen UMKM mencapai 18,2 persen menjadi Rp 64,6 triliun.
Sementara itu, total dana pihak ketiga (DPK) Bank Mandiri pada akhir tahun lalu meningkat sebesar 15,2 persen dari Rp 482,91 triliun pada 2012 menjadi Rp 556,34 triliun. Dana Pihak Ketiga tersebut, menurut dia masih dikontribusikan oleh dana murah dengan pertumbuhan sebesar 13,9 persen menjadi Rp 359,96 triliun. Pertumbuhan dana murah tersebut didorong terutama oleh peningkatan pertumbuhan tabungan sebesar 17 persen menjadi Rp 236,52 triliun.
"DPK kita memang masih didominasi oleh dana murah. Ini juga yang membantu kita ditengah meningkatnya biaya dana," terang Budi.
Seiring dengan peningkatan DPK, total aset Bank Mandiri pun meningkat sebesar 15,3 persen dari Rp 635,62 triliun menjadi Rp 733,1 triliun. Total ekuitas meningkat 17,2 persen menjadi Rp 88,79 triliun. Adapun LDR (Loan to Deposite Ratio) Bank Mandiri meningkat dari 80,11 persen menjadi 84,46 persen. Sedangkan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) gross sedikit meningkat dari 1,87 persen menjadi 1,9 persen, dan margin keuntungan bersih (net interest margin) meningkat dari 5,46 persen pada 2012 menjad 5,57 persen pada 2013.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




