ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bank Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp 18,2 T

Senin, 10 Februari 2014 | 20:33 WIB
A
B
Penulis: Agustiyanti | Editor: B1
Petugas menghitung transaksi uang tunai di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk cabang Pertamina UPMS III Jakarta, Senin (5/8).
Petugas menghitung transaksi uang tunai di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk cabang Pertamina UPMS III Jakarta, Senin (5/8). (INVESTOR DAILY/David Gita Roza/BeritaSatu Photo/ID-David Gita Roza)

Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk membukukan laba bersih pada tahun ini sebesar Rp 18,2 triliun, meningkat 17,2 persen dibandingkan laba bersih pada 2012 sebesar Rp 15,5 triliun.

Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin menuturkan, pertumbuhan laba bersih tersebut antara lain didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih perseroan yang meningkat 19,1 persen dibandingkan 2012 sebesar Rp 27,53 triliun menjadi Rp 32,78 triliun. Selain ditopang pendapatan bunga, laba bersih Mandiri juga didorong oleh peningakatan fee based income yang meningkat 18,6 persen menjadi Rp 14,5 triliun.

"Total kredit kita meningkat 21,5 persen dari Rp 388,8 triliun pada 2012 menjadi Rp 472,4 triliun," ujar Budi dalam Konferensi Pers Paparan Kinerja Bank Mandiri di Jakarta, (10/2).

Pertumbuhan kredit Bank Mandiri, menurut dia, masih didominasi oleh kredit pada sektor produktif yang tumbuh 23,3 persen menjadi Rp 360,4 triliun. Sementara itu, dilihat dari segmentasi, menurut Budi, kenaikan penyaluran kredit terjadi di seluruh bisnis, dengan pertumbuhan tertinggi pada segmen mikro yang mencapai 42,3 persen menjadi Rp 27 triliun. Sementara itu kredit yang tersalurkan untuk segmen UMKM mencapai 18,2 persen menjadi Rp 64,6 triliun.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, total dana pihak ketiga (DPK) Bank Mandiri pada akhir tahun lalu meningkat sebesar 15,2 persen dari Rp 482,91 triliun pada 2012 menjadi Rp 556,34 triliun. Dana Pihak Ketiga tersebut, menurut dia masih dikontribusikan oleh dana murah dengan pertumbuhan sebesar 13,9 persen menjadi Rp 359,96 triliun. Pertumbuhan dana murah tersebut didorong terutama oleh peningkatan pertumbuhan tabungan sebesar 17 persen menjadi Rp 236,52 triliun.

"DPK kita memang masih didominasi oleh dana murah. Ini juga yang membantu kita ditengah meningkatnya biaya dana," terang Budi.

Seiring dengan peningkatan DPK, total aset Bank Mandiri pun meningkat sebesar 15,3 persen dari Rp 635,62 triliun menjadi Rp 733,1 triliun. Total ekuitas meningkat 17,2 persen menjadi Rp 88,79 triliun. Adapun LDR (Loan to Deposite Ratio) Bank Mandiri meningkat dari 80,11 persen menjadi 84,46 persen. Sedangkan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) gross sedikit meningkat dari 1,87 persen menjadi 1,9 persen, dan margin keuntungan bersih (net interest margin) meningkat dari 5,46 persen pada 2012 menjad 5,57 persen pada 2013.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Momentum Kebangkitan Nasional di Bulan Mei, Bank Mandiri Salurkan 28.000 Paket Sembako

Momentum Kebangkitan Nasional di Bulan Mei, Bank Mandiri Salurkan 28.000 Paket Sembako

EKONOMI
Wujudkan Generasi Unggul, Bank Mandiri Bagikan Ribuan Paket Buku melalui Mandiri Peduli Sekolah

Wujudkan Generasi Unggul, Bank Mandiri Bagikan Ribuan Paket Buku melalui Mandiri Peduli Sekolah

NASIONAL
Bank Mandiri Kantongi Restu Buyback Saham Rp 1,16 Triliun

Bank Mandiri Kantongi Restu Buyback Saham Rp 1,16 Triliun

EKONOMI
Bank Mandiri Bagi Dividen Rp 44,47 Triliun

Bank Mandiri Bagi Dividen Rp 44,47 Triliun

EKONOMI
Berbagi Kebaikan untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal bagi 2.800 Pendonor

Berbagi Kebaikan untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal bagi 2.800 Pendonor

EKONOMI
Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik melalui Program Mudik Bersama Gratis

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik melalui Program Mudik Bersama Gratis

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon