ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bank Panin Bukukan Laba Bersih Rp 2,03 Triliun

Jumat, 28 Maret 2014 | 19:26 WIB
A
B
Penulis: Agustiyanti | Editor: B1
Ilustrasi Bank Panin
Ilustrasi Bank Panin (Istimewa)

Jakarta - PT Bank Panin Tbk membukukan laba bersih sepanjang tahun lalu sebesar Rp 2,03 triliun, meningkat 6,12 persen dibandingkan 2012 lalu. Peningkatan laba bersih tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan bunga bersih perseroan yang meningkat dari Rp 4,79 triliun menjadi Rp 5,21 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan perseroan kemarin Kamis (27/3) peningkatan bunga bersih perseroan pada tahun lalu didorong oleh peningkatan penyaluran kredit yang tumbuh 12,29 persen menjadi Rp 103,04 triliun. Sedangkan margin keuntungan (net interest margin/NIM) perseroan pada tahun lalu tercatat menurun dari 4,19 persen pada 2012 menjadi 4,09 persen.

Sementara itu pendapatan operasional selain bunga pada tahun lalu menurun dari Rp 1,74 triliun pada 2012 menjadi Rp 1,59 triliun. Penurunan pendapatan operasional tersebut justru diiringi oleh kenaikan beban operasional selain bunga Bank Panin dari Rp 4,03 triliun pada 2012 menjadi Rp 4,14 triliun.

Adapu rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) meningkat dari 78,74 persen pada 2012 menjadi 79,78 persen pada 2013.

ADVERTISEMENT

Kualitas kredit perseroan pada akhir tahun lalu pun menurun, terlihat dari peningkatan rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) gross dari 1,69 persen menjadi 2,13 persen. Sedangkan NPL nett meningkat dari 0,48 persen menjadi 0,75 persen.

Sementara itu, total dana pihak ketiga Bank Panin pada tahun lalu tumbuh 15,7 persen dari Rp 101,5 pada 2012 menjadi Rp 117,42 triliun. Pertumbuhan dana tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan dana tabungan sebesar 18,11 persen menjadi Rp 56,08 triliun. Sedangkan simpanan berjangka tumbuh 14,96 persen menjadi Rp 44,64 triliun dan Giro tumbuh 9,9 persen menjadi Rp 16,7 trilun.

Dengan pertumbuhan dana yang lebih tinggi dari kredit tersebut, Loan to Deposite Ratio (LDR) perseroan pun menurun dari 88,46 persen pada 2012 menjadi 87,71 persen pada 2013. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon