BNI Bagi Dividen 30% dari Laba Bersih
Selasa, 1 April 2014 | 13:55 WIBJakarta - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI membagikan dividen sebesar Rp 2,71 triliun.
Dividen tersebut setara dengan 30 persen dari laba bersih tahun buku 2013 yang tercatat Rp 9,054 triliun.
"Sebesar 30 persen dari keuntungan Rp 9,054 triliun ditetapkan sebagai dividen tahun buku 2013 dan akan dibayarkan pada tanggal 19 Mei 2014 kepada para pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) perseroan pada tanggal 2 Mei 2014," ujar Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo usai rapat umum pemegang saham (RUPS) di Jakarta, Selasa (1/4).
Dia menjelaskan, sebesar 11,5 persen atau Rp 1,04 triliun dari laba bersih untuk cadangan guna mendukung investasi. Sementara sisa laba bersih yang sebesar 58,5 persen atau Rp 5,29 triliun ditetapkan sebagai laba ditahan.
Berdasarkan Pasal 9 ayat (1) dan (2) Peraturan Menteri BUMN No. PER-08/MBU/2013 tanggal 10 September 2013 tentang Perubahan Keempat Peraturan Menteri Negara BUMN No. PER-05/MBU/2007 tentang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dan Pasal 74 ayat (2) Undang-Undang Perseroan Terbatas, maka pada RUPS tahun ini perseroan tidak mengalokasikan laba bersih tahun 2013 untuk PKBL.
Perseroan akan membentuk cadangan biaya tahun 2014 untuk program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang besarnya sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Perseroan.
Selain itu, oleh karena cadangan wajib Perseroan per 31 Desember 2013 sudah mencapai 20 persen dari modal disetor atau telah memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas, sehingga untuk tahun 2013 perseroan tidak mengalokasikan cadangan wajib.
Di sisi lain, RUPST kali ini juga mengangkat Kiagus Ahmad Badaruddin sebagai anggota Dewan Komisaris BNI.
Pengangkatan anggota Dewan Komisaris tersebut berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




