ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Investor Ragu, IHSG Loyo

Rabu, 16 November 2011 | 09:52 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Bursa
Bursa (Antara)
Membaiknya data ritel AS bisa menjadi pemicu kenaikan IHSG.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini dibuka melemah seiring aksi jual bursa Asia.

Hingga pukul 09.39 JATS, IHSG terkoreksi 6,50 poin (0,17 persen) menjadi 3.807,34 dari 3.813,84, indeks LQ-45 turun 1,50 poin (0,22 persen) ke level 676,69 dari 678,19.

Rilis data penjualan ritel AS bulan oktober  yang tumbuh lebih baik dari estimasi dapat mendorong aksi beli selektif pada saham Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sementara harga minyak mentah dunia pada perdagangan Selasa malam pukul 21.40 waktu New York (pagi ini) tergerus US$ 0,09 dolar (0,09 persen) ke level US$ 99,28 untuk jenis WTI, sedangkan jenis brent crude oil naik 0,50 (0,45 persen) ke level US$ 112,39.

Untuk nilai tukar, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), Selasa (15/11), rupiah berada di posisi Rp 8.995 per dolar, atau melemah 40 poin dibanding penutupan hari sebelumnya sebesar Rp 8.955 dengan kisaran perdagangan Rp 9.040 - Rp 8.950.

Sementara dikutip dari yahoofinance, rupiah pagi ini berada di posisi Rp 8.995. Hari ini rupiah diperdagangkan dengan kisaran Rp 8.995-Rp 9.040.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon