Pertamina Awasi Penyaluran Elpiji 3 Kg
Jumat, 2 Mei 2014 | 11:20 WIB
Jakarta - PT Pertamina (persero) akan meluncurkan Sistem Monitoring Elpiji 3 Kilogram (kg) atau yang dikenal dengan sebutan Simolek.
Sistem ini dapat memantau distribusi elpiji 3 kg hingga tingkat agen.
Media Manager Pertamina, Adiatma Sardjito mengatakan sistem ini mulai dioperasikan pada akhir Mei atau paling lambat awal Juni 2014. "Kami akan luncurkan sistem monitoring elpiji 3kg sekitar akhir Mei atau awal Juni," kata Adiatma dalam acara workshop media tentang pola distribusi elpiji Pertamina di Depo LPG Plumpang, Jakarta, Jumat (02/05).
Adiatma menjelaskan, sistem ini akan ditunjang Global Positioning System (GPS) sehingga distribusi tabung 3 kg dapat termonitor hingga tingkat agen atau pangkalan.
Dia menuturkan Simolek mampu melihat kondisi stok tabung 'melon' yang beredar di masyarakat. Dengan begitu, ketika terjadi kelangkaan maka bisa segera teratasi. "Sistem ini dilengkapi GPS bisa melihat stok elpiji 3 kg yang beredar di masyarakat sampai tingkat agen dan pangkalan," ujarnya.
Dikatakannya, pengawasan elpiji ini melibatkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pasalnya, elpiji 3 kg merupakan jenis produk yang disubsidi pemerintah. "Ditjen Migas juga yang awasi penyaluran," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
Persiapkan Pemimpin Masa Depan, Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus-Kampus di Indonesia
EKONOMIBERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




