Indonesia-Austria Sepakat Garap Potensi Tenaga Air
Senin, 5 Mei 2014 | 13:24 WIB
Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kementerian Transportasi, Inovasi dan Teknologi Austria sepakat bekerjasama dalam pengembangan teknologi infrastruktur pembangkit listrik tenaga air (PLTA).
Penandatangan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dilakukan oleh Menteri ESDM Jero Wacik dan Menteri Transportasi, InovAsi dan Teknologi Austria Doris Bures, di kantor Kementerian ESDM, hari ini.
"Kerjasama ini sangat penting karena Austria punya teknologi dan kita punya sumber daya air yang berlimpah," kata Wacik usai penandatanganan MoU, di Jakarta, Senin (05/04).
Wacik menuturkan Indonesia memiliki potensi sumber daya air (hydro power) mencapai 75 ribu megawatt. Sumber tersebut yakni danau dan sungai yang banyak terdapat di seluruh wilayah Indonesia. Sedangkan 60% sumber energi Austria berasal dari hydro power.
"Semenjak merdeka kita baru punya listrik 50 ribu mw. Potensi hydro power ini harus dimanfaatkan," ujarnya.
Kerjasama Indonesia-Austria ini antara lain meliputi investasi di bidang teknologi infrastruktur PLTA, transfer teknilogi, eksplorasi serta kerjasama ilmiah dan teknis. Jero mengungkapkan Menteri Doris datang ke Indonesia bersama sejumlah investor. "Setelah MoU ini akan ada pembicaraan dengan para pengusaha," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




