Indonesia Perlu Gerakan Masif Koperasi
Sabtu, 12 Juli 2014 | 17:32 WIB
Jakarta - Pertumbuhan koperasi di Indonesia saat ini perlu didukung dan ke depan perlu ditingkatkan lagi gerakan koperasi. Sebab, keberadaan koperasi di Indonesia sungguh membantu petani dan masyarakat Indonesia dari cengkraman lintah darat.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Induk Koperasi Unit Desa (Inkud), Pahlevi Pangerang, kepada wartawan sesaat seusai apel penghormatan kepada Proklamator Bung Hatta di makamnya di Tanah Kusir, Jakarta, Sabtu (12/7).
Apel penghormatan kepada inspirator dan pendiri koperasi itu dipimpin oleh Menteri Koperasi dan UKM, Syariefuddin Hasan, dan dihadiri oleh pegawai dan pejabat dari Kementerian Koperasi dan UKM, Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dan Inkud.
Apel penghormatan terhadap Bung Hatta itu diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Koperasi yang ke-67 yang jatuh pada Sabtu (127).
Pahlevi mengatakan, keberadaan koperasi di setiap desa bisa menggerakkan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa. Ekonomi desa tumbuh, kata dia, maka kebutuhan pangan di Tanah Air tercukupi.
"Kalau kebutuhan pangan tercukupi maka impor barang pangan tidak ada lagi," kata dia.
Pahlevi prihatin sampai saat ini Indonesia masih mengimpor bahan pangan seperti beras, gula, buah-buahan serta lauk pauk. "Malu sekali kita yang subur, curah hujan tinggi tapi impor pangan," kata dia.
Ia menegaskan, impor sifatnya hanyalah sementara. "Kalau sampai setiap tahun impor itu sudah tak normal lagi," kata dia.
Menurut Pahlevi, gerakkan koperasi saat ini dan ke depan mendapat tantangan yang berat. Pasalnya, adanya pasar bebas dan globalisasi. Oleh karena itu, kata dia, gerakkan koperasi perlu dilakukan secara masif sampai tingkat desa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




