Penjualan Honda Indonesia Turun Akibat Banjir Thailand
Sabtu, 3 Desember 2011 | 04:56 WIB
Akibat bencana banjir yang melanda Thailand sejak pertengahan tahun ini, angka penjualan mobil Honda Indonesia mengalami penurunan.
Penjualan mobil Honda di Indonesia pada November 2011 anjlok 27 persen menjadi 2.907 unit dibanding dengan penjualan pada bulan Oktober yang mencapai 4.024 unit. Ini terjadi akibat tersendatnya pasokan mobil CBU dan komponen dari Thailand.
"Banjir di Thailand beberapa waktu lalu memang berdampak terhadap penjualan kami," kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy, dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat, (2/12).
Jonfis berharap masalah kekurangan pasokan komponen dan CBU bisa segera diatasi sebab permintaan mobil Honda di Indonesia masih cukup tinggi.
Banjir yang melanda Thailand itu membuat Honda Automobile Thailand Co. Ltd., (HATC) yang berbasis di Ayutthaya, Thailand, berhenti berproduksi mulai 4 Oktober 2011. Akibatnya, pasokan mobil CBU ke Indonesia dihentikan.
HPM juga memangkas jumlah shift kerja akibat kekurangan pasokan komponen dari Thailand untuk mobil yang dirakit di Indonesia.
Beberapa mobil yang diimpor dari Thailand, antara lain sedan City, Civic, dan Accord. Sementara mobil yang diproduksi di Indonesia adalah Jazz, Freed, dan CR-V.
Jonfis melanjutkan, Honda City hanya terjual 1 unit pada bulan lalu dengan akumulasi penjualan 1.636 unit. Sementara Civic hanya terjual 38 unit dengan akumulasi penjualan 1.063 unit.
"Adapun penjualan Accord mencapai 125 unit, meningkat 32 persen dibandingkan bulan sebelumnya 95 unit. Sepanjang tahun ini, Accord terjual 1.233 unit," kata dia.
Dia menyatakan, penjualan MPV Freed meningkat 23 persen menjadi 960 unit, sehingga akumulasi penjualan mencapai 9.078 unit. Di segmen hatchback, Honda Jazz terjual 1.220 unit atau menjadi penyumbang penjualan terbesar, yakni 42 persen.
"Sepanjang tahun ini, Jazz telah mencetak penjualan 19.232 unit," katanya.
Sementara CR-V, kata dia, terjual 563 unit pada bulan lalu. Dengan demikian, total penjualan CR-V tahun ini mencapai 10.391 unit.
"Total penjualan sampai November 2011 mencapai 43.225 unit," katamya.
Penjualan mobil Honda di Indonesia pada November 2011 anjlok 27 persen menjadi 2.907 unit dibanding dengan penjualan pada bulan Oktober yang mencapai 4.024 unit. Ini terjadi akibat tersendatnya pasokan mobil CBU dan komponen dari Thailand.
"Banjir di Thailand beberapa waktu lalu memang berdampak terhadap penjualan kami," kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy, dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat, (2/12).
Jonfis berharap masalah kekurangan pasokan komponen dan CBU bisa segera diatasi sebab permintaan mobil Honda di Indonesia masih cukup tinggi.
Banjir yang melanda Thailand itu membuat Honda Automobile Thailand Co. Ltd., (HATC) yang berbasis di Ayutthaya, Thailand, berhenti berproduksi mulai 4 Oktober 2011. Akibatnya, pasokan mobil CBU ke Indonesia dihentikan.
HPM juga memangkas jumlah shift kerja akibat kekurangan pasokan komponen dari Thailand untuk mobil yang dirakit di Indonesia.
Beberapa mobil yang diimpor dari Thailand, antara lain sedan City, Civic, dan Accord. Sementara mobil yang diproduksi di Indonesia adalah Jazz, Freed, dan CR-V.
Jonfis melanjutkan, Honda City hanya terjual 1 unit pada bulan lalu dengan akumulasi penjualan 1.636 unit. Sementara Civic hanya terjual 38 unit dengan akumulasi penjualan 1.063 unit.
"Adapun penjualan Accord mencapai 125 unit, meningkat 32 persen dibandingkan bulan sebelumnya 95 unit. Sepanjang tahun ini, Accord terjual 1.233 unit," kata dia.
Dia menyatakan, penjualan MPV Freed meningkat 23 persen menjadi 960 unit, sehingga akumulasi penjualan mencapai 9.078 unit. Di segmen hatchback, Honda Jazz terjual 1.220 unit atau menjadi penyumbang penjualan terbesar, yakni 42 persen.
"Sepanjang tahun ini, Jazz telah mencetak penjualan 19.232 unit," katanya.
Sementara CR-V, kata dia, terjual 563 unit pada bulan lalu. Dengan demikian, total penjualan CR-V tahun ini mencapai 10.391 unit.
"Total penjualan sampai November 2011 mencapai 43.225 unit," katamya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




