ABM Negosiasi 3 Kontrak Batubara Baru
Selasa, 6 Desember 2011 | 12:23 WIB
Kontribusi pendapatan terbesar kami memang didapat dari usaha kontraktor pertambangan
PT ABM Investama Tbk (ABMM) tengah melakukan negosiasi untuk mendapatkan tiga kontrak baru berjangka waktu 2-3 tahun dengan beberapa produsen batubara.
Sementara Direktur Utama ABMM, Andi Djajanegara mengatakan, saat ini perseroan telah memiliki 7 kontrak tambang senilai US$ 700 juta - US$ 1 miliar.
"Kontribusi pendapatan terbesar kami memang didapat dari usaha kontraktor pertambangan," kata Andi, di Jakarta, Selasa (6/12).
Disisi lain, perseroan menargetkan tahun ini kontrak pemindahan tanah (overburden removal) bisa mencapai 120 juta bcm. Sedangkan untuk tahun 2012, diperkirakan tumbuh sekitar 20-25 persen seiring adanya pembicaraan kontrak baru.
Perseroan sendiri menargetkan produksi batubara hingga akhir tahun sebanyak 2,7 juta ton. Sedangkan pada 2012, produksinya diharapkan meningkat sekitar 4,5-5,5 juta ton.
ABM Investama kini memiliki lima divisi usaha, yaitu produksi batubara, jasa kontraktor pertambangan yang dilakukan melalui anak usaha PT Cipta Kridatama, solusi tenaga listrik melalui PT Sumberdaya Sewatama, jasa servis engineering melalui PT Sanggar Sarana Baja, dan bisnis logistik terintegrasi melalui PT Ciptra Krida Bahari.
PT ABM Investama Tbk (ABMM) tengah melakukan negosiasi untuk mendapatkan tiga kontrak baru berjangka waktu 2-3 tahun dengan beberapa produsen batubara.
Sementara Direktur Utama ABMM, Andi Djajanegara mengatakan, saat ini perseroan telah memiliki 7 kontrak tambang senilai US$ 700 juta - US$ 1 miliar.
"Kontribusi pendapatan terbesar kami memang didapat dari usaha kontraktor pertambangan," kata Andi, di Jakarta, Selasa (6/12).
Disisi lain, perseroan menargetkan tahun ini kontrak pemindahan tanah (overburden removal) bisa mencapai 120 juta bcm. Sedangkan untuk tahun 2012, diperkirakan tumbuh sekitar 20-25 persen seiring adanya pembicaraan kontrak baru.
Perseroan sendiri menargetkan produksi batubara hingga akhir tahun sebanyak 2,7 juta ton. Sedangkan pada 2012, produksinya diharapkan meningkat sekitar 4,5-5,5 juta ton.
ABM Investama kini memiliki lima divisi usaha, yaitu produksi batubara, jasa kontraktor pertambangan yang dilakukan melalui anak usaha PT Cipta Kridatama, solusi tenaga listrik melalui PT Sumberdaya Sewatama, jasa servis engineering melalui PT Sanggar Sarana Baja, dan bisnis logistik terintegrasi melalui PT Ciptra Krida Bahari.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




