Melonjak Tajam, Taspen Cetak Laba Semester I Rp 1,75 T
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Melonjak Tajam, Taspen Cetak Laba Semester I Rp 1,75 T

Jumat, 15 Agustus 2014 | 00:13 WIB
Oleh : C-01 / FMB

Jakarta ―PT Taspen (Persero) mencetak pertumbuhan laba sesudah pajak sebesar 757,97 persen pada semester I-2014. Laba bersih Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini mencapai Rp 1,75 triliun dibandingkan periode sama pada tahun 2013 yang sebesar Rp 0,2 triliun.

Direktur Umum Taspen Iqbal Lantaro menjelaskan, dengan pertumbuhan laba bersih yang diperoleh perseroan berarti telah mencapai 88,13 persen dari target hingga akhir tahun yang sebesar Rp 1,98 triliun.

Peningkatan laba tersebut didukung oleh banyak faktor. Ia menjelaskan, aset investasi yang dimiliki pihaknya kini sebesar Rp 114,16 triliun atau meningkat 15,68 persen dibandingkan periode sama semester I-2014.

"Komposisi portofolio investasi Taspen, antara lain terdiri dari obligasi, sukuk, dan KIK EBA sebesar 71,68 persen. Kemudian untuk deposito 23,56 persen dan saham sebesar 4,77 persen," papar dia dalam acara paparan kinerja Taspen di Jakarta, Kamis (14/8).

Pada kesempatan itu, Direktur Keuangan Taspen B. M. Tri Lestari menjelaskan, aset perseroan semester I ini mencapai Rp 149,06 triliun. Jumlah tersebut tumbuh 12,80 persen dibandingkan periode sama pada semester I-2013.

Pertumbuhan aset dan laba, tutur dia, juga didukung oleh kenaikan hasil usaha. Kenaikan hasil hasil usaha turut ditopang oleh keputusan pemerintah.

"Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Mengenai Aparatur Sipil Negara, sehingga batas usia pensiun pegawai negeri sipil (PNS) berubah dari 56 tahun menjadi 58 tahun. Hal itu, membuat jumlah pensiunan berkurang," ungkap Tri Lestari.

Penurunan jumlah pensiun, jelas dia, turut membuat pembayaran klaim Taspen tahun ini menurun. Beban klaim pihaknya semester I-2014 hanya sebesar Rp 2,34 triliun, turun 6,39 persen dibandingkan periode sama pada tahun 2013 yang sebesar Rp 2,50 triliun.

Selain itu, tambah Tri Lestari, adanya kenaikan gaji pokok PNS membuahkan kenaikan pendapatan perseroan. Premi dan iuran Taspen semester I-2014 mencapai Rp 6,51 triliun, tumbuh 2,68 persen dibandingkan periode sama pada semester 2013 yang sebesar Rp 6,34 triliun.


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Semester I, TMLI Bukukan Premi Rp 29 Miliar

Perolehan premi semester I baru 18 persen dari target akhir tahun

EKONOMI | 14 Agustus 2014

BUM Desa Diproyeksikan Sebagai Kekuatan Ekonomi Baru

Sinergi antara BUMDes dan KUD akan menjawab kekhawatiran terkikisnya peran koperasi sebagai salah satu instrumen untuk menyejahterakan masyarakat desa.

EKONOMI | 14 Agustus 2014

Amankan Stok Premium Agustus, Pertamina Impor 9,5 Juta Barel Minyak

Naiknya harga minyak dunia dipicu konflik Timur Tengah dan Rusia serta menurunnya Stok minyak Amerika Serikat.

EKONOMI | 14 Agustus 2014

Konsep Pendulum Nusantara Lebih Menguntungkan

Dengan konsep Pendulum Nusantara biaya per satuan barang atau per kontainer akan jadi lebih murah

EKONOMI | 14 Agustus 2014

17 Agustus, Uang Pecahan 100.000 Baru Diedarkan

Perbedaan utama antara lain dikenali dari frasa " Negara Kesatuan Republik Indonesia" pada bagian muka dan belakang uang.

EKONOMI | 14 Agustus 2014

PLN Minta Pemerintah Tetapkan Pemanfaatan Batu Bara PLTU Mulut Tambang

Kalori batu bara yang digunakan adalah di bawah 3.000 kkal/kg untuk mengoptimalkan cadangan yang besar di Sumsel.

EKONOMI | 14 Agustus 2014

Tidak Ingin Menyandera, APBN 2015 Disusun Sederhana

Pemerintahan definitif yang baru dipersilahkan untuk melakukan perubahan di APBN Perubahan tahun depan.

EKONOMI | 14 Agustus 2014

Air Asia Siapkan Layanan Internet di Pesawat

Fasilitas tersebut rencananya akan tersedia di seluruh penerbangan AirAsia Malaysia (AK) secara bertahap mulai akhir tahun ini.

EKONOMI | 14 Agustus 2014

Menkeu Optimistis Defisit Transaksi Berjalan 2014 Dapat Ditekan

Subsidi BBM dapat dikendalikan dengan cara menaikkan harga BBM.

EKONOMI | 14 Agustus 2014

Bank Mega Dukung Gerakan Nasional Nontunai

Penggunaan Mega Cash dalam kehidupan sehari-hari merupakan layanan praktis di bidang keuangan yang aman dan nyaman.

EKONOMI | 14 Agustus 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS