ESDM Terbitkan Harga Listrik PLTMH Waduk
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

ESDM Terbitkan Harga Listrik PLTMH Waduk

Jumat, 15 Agustus 2014 | 16:46 WIB
Oleh : Rangga Prakoso / FER

Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan peraturan baru terkait harga pembelian tenaga listrik oleh PT PLN dari pembangkit listrik tenaga terbarukan skala kecil dan menengah. Peraturan ini merupakan revisi Permen ESDM No. 12 Tahun 2014.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengatakan, peraturan baru ini memuat harga beli listrik dari pembangkit listrik tenaga mikrohydro (PLTMH) dari bendungan maupun waduk.

"Permen ini kemarin ditandatangani pak Menteri ESDM. Permen sebelumnya enggak memuat harga beli listrik dari PLTMH waduk, bendungan," kata Rida di Jakarta, Jumat (15/08).

Rida menjelaskan PLTMH pada umumnya didirikan di aliran sungai. Namun kemudian muncul ide memanfaatkan bendungan maupun waduk untuk pembangkitan listrik. Pasalnya selama ini waduk itu digunakan hanya untuk pengairan atau irigasi persawahan.

Dia menyebut harga beli listrik dari pembangkit di bendungan maupun waduk lebih rendah dari harga beli PLTMH lainnya. "Ini kan memanfaatkan waduk yang ada. Jadi harganya lebih murah 10% dari feed in tarif kemarin ditetapkan," jelasnya.

Dalam feed in tarif ditetapkan harga beli listrik PLTMH mencapai Rp 1.075 per kilowatt hour (kWh) yang berlaku sama dari tahun pertama produksi hingga tahun ke delapan. Sedangkan harga beli untuk tahun ke sembilan hingga tahun ke-20 menjadi Rp 775 per kWh.

Dikatakannya, besaran harga yang bertahap ini mampu mengembalikan modal pengembang secara cepat. Investasi PLTMH untuk 1 megawatt sebesar US$ 2 juta dengan proses pembangunan paling lambat 2 tahun.

Dia menyebut pengembalian modal paling cepat selama satu tahun. Dengan harganya yang menarik ini diharapkan para pengembang akan menginvestasikan modalnya di potensi mikrohydro yang lain.


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DPR Minta Pemerintah Pikirkan Solusi Jangka Panjang Pengendalian BBM

Tahun 2010 hingga 2014 angka subsidi BBM hingga 17,8 persen dari belanja pemerintah pusat.

EKONOMI | 15 Agustus 2014

Ini Permasalahan yang Dihadapi BPJS Kesehatan

Kesadaran masyarakat yang sehat dan mampu sangat kurang

EKONOMI | 15 Agustus 2014

SBY Beberkan Prestasi Ekonomi dalam 1 Dekade Terakhir

Dibandingkan negara maju, rasio utang Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) jauh lebih kecil.

EKONOMI | 15 Agustus 2014

Semester I, Wall's Kuasai 20 Persen Pasar Es Krim di Indonesia

Pencapaian tersebut seiring peluncuran sejumlah produk baru tahun ini.

EKONOMI | 15 Agustus 2014

Unilever Luncurkan Es Krim Magnum Pink dan Black

Peluncuran inovasi baru itu melibatkan desainer Sebastian Gunawan dan Tex Saverio.

EKONOMI | 15 Agustus 2014

SBY: Indonesia Capai Prestasi Ekonomi Tertinggi

Anggaran pembangunan kini mencapai Rp 1.842,5 triliun, tertinggi dalam sejarah Indonesia.

EKONOMI | 15 Agustus 2014

SBY: Utang Indonesia Aman

"Utang adalah faktor penting karena berkaitan dengan rasa percaya diri dan harga diri suatu bangsa.”

EKONOMI | 15 Agustus 2014

69 Tahun Merdeka, Indonesia Tumbuh Menjadi Ekonomi ke-16 Terbesar Dunia

Bahkan menurut Bank Dunia telah masuk dalam 10 besar ekonomi dunia jika dihitung dari purchasing power parity.

EKONOMI | 15 Agustus 2014

MS Hidayat: Prinsipnya Subsidi BBM Harus Dikurangi

Hidayat bisa berbicara banyak terkait subsidi BBM setelah ada kepastian siapa kepala negara terpilih yang baru.

EKONOMI | 15 Agustus 2014

Jepang Bantu Program Pengayaan Raskin Pemerintah

Kegiatan pengayaan raskin akan memproduksi raskin sebanyak 5.000 ton untuk 230.000 jiwa

EKONOMI | 15 Agustus 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS