Penjualan Elpiji 12 Kg di Makassar Turun Drastis
Minggu, 14 September 2014 | 01:00 WIBMakassar - Penjualan gas elpiji ukuran tabung 12 kilogram mengalami penurunan sekitar 50 persen pasca surat edaran kenaikan harga gas elpiji ukuran 12 kg seharga Rp 117.500 per tabung.
"Penjualan eceran untuk gas elpiji ukuran tabung 12 kg mengalami penurunan sekitar 50 persen," kata salah seorang agen gas elpiji Irwan di Makassar, Sabtu (13/9).
Dia mengatakan, kalau dalam sehari biasanya dapat menjual sekitar 100 buah tabung gas elpiji ukuran 12 kg, namun dalam tiga hari terakhir rata-rata hanya mampu menjual sebanyak 50 tabung.
Sementara mengenai surat edaran yang diterima dari pihak Pertamina, lanjut dia, sudah diberikan pada masing-masing agen yang menjadi mitra Pertamina pada 10 September 2014.
Dalam surat edaran itu tertulis, jika harga gas elpiji ukuran tabung 12 kg ditingkat agen tercatat Rp117.300 tabung, sedang penjualan ke pihak konsumen Rp117.500 per tabung.
Sementara itu, salah seorang pedagang yang menjual makanan jadi, Hasmiah mengaku sangat terbebani dengan kenaikan harga gas elpiji tersebut.
"Dengan kenaikan harga gas ini, otomatis biaya goregan dan makanan jadi yang kami buat turut mengalami kenaikan, sehingga terpaksa harus menaikkan harga juga agar tidak rugi," katanya.
Hanya saja, lanjut dia, itu akan berdampak pada animo pembeli jika harus menaikkan harga. Berkaitan hal tersebut, terpaksa pihaknya menyiasati dengan mengubah atau memperkecil ukuran gorengannya untuk menekan kenaikan harga jual.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




