ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemegang Polis Great Eastern Capai 40.000 Orang

Kamis, 25 September 2014 | 21:11 WIB
C
WP
Penulis: C01 | Editor: WBP
PT.Great Eastern Life Indonesia (Great Eastern)
PT.Great Eastern Life Indonesia (Great Eastern) (Istimewa)

Jakarta  – Perusahaan asuransi jiwa, PT Great Eastern Life Indonesia (Great Eastern) mencatat, pemegang polis perseroan di Indonesia sampai September 2014 mencapai 40.000 orang.

Saat ini Great Eastern fokus mengedukasi masyarakat Indonesia agar dapat meningkatkan pemahaman tentang asuransi.

"Hingga saat ini pemegang polis kami sekitar 40.000 orang. Namun, kami belum berniat menargetkan penambahan pemegang polis, karena yang terpenting saat ini adalah bagaimana kami dapat mengedukasi dan peningkatkan pemahaman masyarakat tentang asuransi. Oleh sebab itu, kami mulai aktif di media sosial dan membuat event terkait kesehatan," ujar Head of Marketing Great Eastern Kartina Sury dalam acara "Community Meet-Up Yoga Bersama Great Eastern Life Indonesia" di Jakarta, Kamis (25/9).

Dia menuturkan, sejak tahun 2012 perseroan mulai aktif berinteraksi dengan pemerintah dan komunitas soal tips kesehatan melalui media sosial seperti twitter, facebook, linkedin, dan youtube. Tujuannya, mengajak seluruh masyarakat, terutama nasabah asuransi jiwa untuk hidup lebih sehat.

ADVERTISEMENT

Melalui berbagai event, perseroan mengundang anggota atau followers (pengikut) mereka di media sosial maupun para penulis blog (blogger) Indonesia. "Kami ingin menekankan konsep kebugaran pada banyak orang. Di sisi lain, perseroan ingin agar nasabah dan masyarakat paham kalau interaksi dengan perusahaan asuransi tidak selalu saat terjadi klaim," ungkap dia.

PT Great Eastern Life Indonesia merupakan anak perusahaan OCBC Bank sekaligus bagian Great Eastern yang merupakan grup perusahaan asuransi asal Singapura dan Malaysia.

Great Eastern Life Indonesia mulai masuk ke industri asuransi Indonesia sejak tahun1996. Hingga saat ini, perseroan memiliki tiga saluran distribusi, yaitu agency, bancassurance, dan group insurance. "Jalur distribusi kami masih didominasi oleh bancassurance sebesar 50 persen. Namun, dalam waktu dekat kami akan meluncurkan distribution channel baru," ungkap Kartika.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon