ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bangun 20 SPBG, PT Jakpro Anggarkan Rp 280 Miliar

Kamis, 16 Oktober 2014 | 19:54 WIB
LT
FB
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: FMB
Bus Transjakarta
Bus Transjakarta (Suara Pembaruan/Carlos Roy Barus)

Jakarta - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) akan membangun 20 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (BBG). Untuk itu, BUMD DKI ini akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 280 miliar yang diambil dari dana Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) sebesar Rp 300 miliar.

Dengan rincian, untuk pembangunan 10 SPBG statis dibutuhkan dana Rp 200 miliar (Rp 20 miliar per SPBG). Lalu untuk pembangunan 10 SPBG mobile dianggarkan sebesar Rp 80 miliar ( Rp 8 miliar per SPBG).

Direktur Utama PT Jakpro, Budi Karya Sumadi mengatakan lahan yang dibutuhkan untuk membangun SPBG adalah seluas 3.000 meter persegi. Salah satu lokasi yang akan dibangun SPBG di antaranya yakni di Ancol, Pluit, dan Taman Putra-Putri.

"Kita akan lihat juga ada nggak aset milik PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) yang bisa dibangun. Selain luas lahan yang kita perhatikan, kita juga harus melihat jaringan perpipaannya. Kita targetkan 20 SPBG ini bisa selesai pada akhir tahun 2015," kata Budi di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (16/10).

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Direktur Utama PT Transjakarta, Antonius NS Kosasih mengungkapkan penambahan SPBG ini akan dapat membantu meningkatkan pelayanan Transjakarta kepada penumpang. Karena itu, pihaknya berharap SPBG bisa dibangun di depo Transjakarta sehingga dapat mengurangi waktu pengisian BBG.

"Kami sambut baik kerja sama dengan PT Jakpro. Ini satu hal yang kami butuhkan untuk menunjang pelayanan masyarakat, karena bisa mengurangi kilometer kosong," kata Kosasih.

Sebab, lanjutnya, tahun ini, PT Transjakarta merencanakan melakukan penambahan armada bus Transjakarta sebanyak 800 unit. Dengan demikian, kebutuhan BBG pun akan meningkat.

"Kita akan menambah bus sesuai arahan Pak Wagub 800 bus tahun ini. Jumlah itu membutuhkan banyak BBG. Ini adalah sinergi yang bagus, sinergi seperti ini perlu dikembangkan," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BBG Dinilai Hemat dan Ramah Lingkungan, tetapi Butuh Converter Kit

BBG Dinilai Hemat dan Ramah Lingkungan, tetapi Butuh Converter Kit

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon