ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tahun 2014, Kemkop dan UKM Gelar Pasar Rakyat di 30 Titik

Jumat, 28 November 2014 | 23:18 WIB
SH
B
Penulis: Siprianus Edi Hardum | Editor: B1
Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengunjungi Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.
Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengunjungi Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. (Istimewa)

Denpasar - Dalam rangka mengantisipasi kenaikkan harga bahan kebutuhan pokok menyusul dinaikkannya harga bahan bakar minyak (BBM), Kementerian Koperasi dan UKM terus memfasilitasi penyelenggaraan pasar rakyat di berbagai daerah termasuk pulau terpencil melalui penyediaan paket sembako bersubsidi.

Hal itu dikatakan Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, dalam acara Pasar Rakyat di Desa Awan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Jumat (28/11).

Ia mengatakan, pada tahun 2014 ini, Kementerian Koperasi dan UKM memberikan dukungan pasar rakyat di 30 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia dengan melibatkan 1.000 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Selain itu, pemerintah melalui kementerian tersebut juga menyalurkan paket sembilan kebutuhan pokok (sembako) kepada 42.150 keluarga prasejahtera, dan keluarga kurang mampu.

ADVERTISEMENT

Puspayoga berharap, pada tahun-tahun mendatang penyelenggaraan pasar rakyat dapat lebih ditingkatkan lagi oleh pemerintah daerah baik pada tingkat kabupaten dan kota maupun provinsi dan melibatkan lebih banyak lagi partisipasi pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarkat.

Ia mengatakan, pasar rakyat yang diselenggaraan Kementerian Koperasi dan UKM di Bangli ini diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam menyediakan kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan menyediakan produk-produk seperti beras, gula pasir, minyak goreng, mie instan, kopi, dan bawang putih dan lain-lain dengan harga terjangkau.

"Paket ini bisa dilihat dari sisi jumlah dan harganya mungkin sebagian masyarakat menganggap kecil, namun ini adalah salah satu bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat prasejahtera," kata Puspayoga.

Puspayoga berharap, pasar rakyat yang digelar pemerintah pada tahun 2014 ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih mencintai dan menggunakan produk dalam negeri.

"Kita harus mampu membangun kebanggaan serta rasa cinta terhadap produk buatan sendiri dengan membeli dan menggunannya dalam kehidupan sehari-hari," kata dia. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon