ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Terangi Wilayah Terluar dan Perbatasan jadi Prioritas Dirut Baru PLN

Selasa, 23 Desember 2014 | 21:36 WIB
RP
FB
Penulis: Rangga Prakoso | Editor: FMB
Direktur Utama BRI Sofyan Basir
Direktur Utama BRI Sofyan Basir (Investor Daily)

Jakarta - Menerangi wilayah perbatasan dan pulau terluar menjadi prioritas utama Direktur Utama PT PLN (persero) yang baru Sofyan Basir dalam beberapa bulan ke depan. Dia akan melakukan konsolidasi dalam memetakan permasalahan yang ada.

"Tentunya akan kami konsolidasikan mana-mana yang harus segera diselesaikan, apakah dalam periode bulan atau dalam enam bulan atau 12 bulan. Kami akan memetakan terlebih dahulu mudah-mudahan bisa cepat kami laksanakan," kata Sofyan ditemui usai konpers di Kementerian BUMN di Jakarta, Selasa (23/12).

Sofyan menuturkan wilayah perbatasan dan pulau terluar menjadi prioritas lantaran Presiden Joko Widodo menginginkan seluruh Indonesia terang benderang pada 17 Agustus 2015 nanti. Dia menyakini rencana Presiden bisa terpenuhi lantaran jajaran Direksi saat ini masih ada dari pihak PLN. "Karena beberapa direksi lama ikut dalam tim kami sekarang. Sehingga beberapa data ada di tempat kami sekarang. Tinggal bagaimana konsolidasi dalam 1-2 bulan," jelasnya.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebelumnya menargetkan 47 wilayah perbatasan dan pulau terluar bisa menikmati aliran listrik paling lambat pada 2015. Pembangkit listrik berkapasitas total 60 megawatt (MW) akan dibangun di wilayah tersebut. Pembangkit itu akan menggunakan bahan bakar minyak (BBM) maupun gas tergantung dari ketersediaan pasokan di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon