ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemasaran Kerajinan Kulit di Kabupaten Garut Harus Ditingkatkan

Minggu, 18 Januari 2015 | 21:29 WIB
SH
B
Penulis: Siprianus Edi Hardum | Editor: B1
Sentra kerajinan kulit di Kabupaten Garut.
Sentra kerajinan kulit di Kabupaten Garut. (kabgarut/kabgarut)

Jakarta -  Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga menyatakan, kluster kerajinan kulit di Kabupaten Garut, Jawa Barat, sudah berjalan dengan baik. Bahkan, fungsi dan peran koperasi dalam mengembangkan produksi kerajinan kulit seperti jaket, tas, sepatu, dan sebagainya, juga sudah berjalan sebagaimana mestinya. "Kita hanya perlu memikirkan untuk melebarkan jaringan pemasaran dari produk kulit asal Garut ini", kata Puspayoga di sela-sela meninjau sentra kerajinan kulit di kawasan Sukaregang, Garut, Minggu (18/1) sebagaimana dalam keterangan tertulis yang diterima SP, Minggu (18/1) malam.

Untuk itu, Menkop menegaskan akan membantu para perajin kulit itu dalam hal pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM-nya. "Kalau kualitas perajin kita tingkatkan dengan pelatihan-pelatihan, tentu itu akan berpengaruh besar pada kualitas produk itu sendiri", imbuh dia.

Sedangkan untuk meningkatkan kapasitas produksi, Puspayoga berjanji akan melakukan sinergi dengan Menteri Perindustrian. "Kita tidak bisa melakukan itu sendiri, harus menggandeng Kementrian Perindustrian dalam urusan meningkatkan kapasitas produksi perajin kulit", tegas Menkop.

Sementara itu, di tempat yang sama, Wakil Bupati Helmi Budiman menjelaskan bahwa sentra kerajinan kulit sudah mampu menjadi magnet untuk menarik wisatawan berkunjung ke Garut. "‎Kita memiliki program pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM), termasuk di dalamnya adalah para perajin kulit ini", kata Helmi.

ADVERTISEMENT

Wakil Bupati menyebutkan bahwa omzet yang diperoleh sentra kulit ini sekitar Rp250 miliar perbulan dengan jumlah perajin mencapai 200 orang. "Ini program pemberdayaan masyarakat, jadi kita tidak bicara untuk kas daerah atau PAD. Justru kita terus melakukan pembinaan dan pengembangan wilayah khusus untuk wisata kerajinan kulit ini", pungkasnya. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon