ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

2014, G-Resources Catat Produksi Emas Martabe 275.515 Ounce

Senin, 19 Januari 2015 | 17:00 WIB
RP
WP
Penulis: Rangga Prakoso | Editor: WBP
CEO G-Resources Group Limited PETER ALBERT-Gagarin
CEO G-Resources Group Limited PETER ALBERT-Gagarin (Istimewa)

Jakarta - G-Resources Group Ltd menyatakan tambang emas Martabe telah memproduksi 275.515 ounce emas dan 2.238.076 ounce perak sepanjang 2014.

Produksi emas tersebut telah melampaui 10 persen batas atas revisi target produksi sejumlah 250.000 ounces yang diumumkan kepada publik pada Juli 2014.

"Sepanjang kuartal keempat 2014, kegiatan penambangan dan pabrik pengolahan bijih tetap beroperasi lancar dengan hasil yang kembali melebihi target dan biaya yang bisa terus ditekan," kata Presiden Direktur G-Resources Tambang Emas Martabe Peter Albert dalam siaran persnya, Senin (19/1).

Dia mengatakan, sebanyak 67.425 ounce emas telah dituangkan dalam kuartal ini, sedangkan perak sebanyak 589.397 ounce dituangkan hanya dalam kuartal ketiga ini. "Penerimaan dari penjualan emas dan perak bernilai US$ 91 juta selama kuartal IV dan US$ 384,1 juta sepanjang tahun 2014," kata Peter

ADVERTISEMENT

Peter menuturkan pada kuartal empat 2014, harga emas di pasar dunia berfluktuasi antara US$ 1.142 dan US$ 1.250 per ounce emas. Perusahaan mencapai harga rata-rata perjualan emas untuk kuartal ini senilai US$ 1.192 per ounce.

Dia bilang biaya operasional selama kuartal empat terkendali dengan baik karena manajemen mengupayakan perbaikan dan peningkatan dalam semua aktivitas tambang. All-in sustaining costs (AISC) di bawah panduan World Gold Council (WGC) adalah US$ 728 per ounce yang dijual pada kuartal ini dan senilai US$ 700 per ounce selama tahun 2014.

Jumlah ini merupakan batas paling bawah dari target biaya operasional antara US$ 700 dan US$ 800 per ounce yang disampaikan Tambang Emas Martabe pada publik dalam Juli 2014. "Modal kerja yang sudah digunakan sepanjang 2014, termasuk biaya bendungan fasilitas penampungan tailing, di luar biaya eksplorasi regional, mencapai US$ 61 juta. Jumlah ini di bawah anggaran dan target senilai US $ 65 juta," ujarnya.

Peter menambahkan kegiatan eksplorasi terus berlanjut dengan melakukan pengeboran pada 5 titik di dekat wilayah operasional Martabe. Kegiatan ini terus terfokus pada potensi sumber daya di Purnama, Barani Selatan, Tor Uluala dan Uluala Hulu.

Biaya operasional per ounce emas yang dijual dikalkulasi menggunakan Panduan Penyesuaian Biaya Operasional WGC akan mencapai US$ 500 dan US$ 600 per ounce. Biaya eksplorasi diharapkan mencapai US$ 15 juta, sementara pengeluaran modal diperkirakan sekitar US$ 66 juta.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon