Bursa Awasi Pergerakan Saham Apac Citra
Rabu, 4 Januari 2012 | 17:56 WIB
Informasi terakhir mengenai perseroan diumumkan di website BEI tanggal 14 Desember 2011, tentang keterbukaan informasi menyangkut konfirmasi atas transaksi saham di pasar negosiasi
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawasi pergerakan saham PT Apac Citra Centertex Tbk (MYTX) karena mengalami peningkatan harga dan aktivitas transaksi yang diluar periode kebiasaan dibandingkan sebelumnya (Unusual Market Activity).
"Informasi terakhir mengenai perseroan diumumkan di website BEI tanggal 14 Desember 2011, tentang keterbukaan informasi menyangkut konfirmasi atas transaksi saham di pasar negosiasi," tutur Uriep Budhi Prasetyo seperti dikutip dalam keterbukaan informasi, hari ini.
Sehubungan dengan itu, otoritas bursa kini tengah mencermati perkembangan harga dan aktivitas transaksi saham perusahaan, serta menanti jawaban tertulis dari perseroan.
Untuk itu, kalangan investor diharapkan memperhatikan jawaban perusahaan tercatat, mencermati kinerja dan keterbukaan informasi yang disampaikannya, mengaji kembali rencana korporasi apabila belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan sebelum mengambil keputusan investasinya.
Seperti diketahui, harga saham perseroan telah mengalami kenaikan sebanhyak Rp 65 (30,95 persen) dalam kurun waktu enam hari perdagangan. Pada penutupan perdagangan 27 Desember 2011, harga saham perusahaan berada diangka Rp 210 per saham, dan kemudian meningkat jadi Rp 275 per saham pada penutupan perdagangan 3 Januari 2011.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawasi pergerakan saham PT Apac Citra Centertex Tbk (MYTX) karena mengalami peningkatan harga dan aktivitas transaksi yang diluar periode kebiasaan dibandingkan sebelumnya (Unusual Market Activity).
"Informasi terakhir mengenai perseroan diumumkan di website BEI tanggal 14 Desember 2011, tentang keterbukaan informasi menyangkut konfirmasi atas transaksi saham di pasar negosiasi," tutur Uriep Budhi Prasetyo seperti dikutip dalam keterbukaan informasi, hari ini.
Sehubungan dengan itu, otoritas bursa kini tengah mencermati perkembangan harga dan aktivitas transaksi saham perusahaan, serta menanti jawaban tertulis dari perseroan.
Untuk itu, kalangan investor diharapkan memperhatikan jawaban perusahaan tercatat, mencermati kinerja dan keterbukaan informasi yang disampaikannya, mengaji kembali rencana korporasi apabila belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan sebelum mengambil keputusan investasinya.
Seperti diketahui, harga saham perseroan telah mengalami kenaikan sebanhyak Rp 65 (30,95 persen) dalam kurun waktu enam hari perdagangan. Pada penutupan perdagangan 27 Desember 2011, harga saham perusahaan berada diangka Rp 210 per saham, dan kemudian meningkat jadi Rp 275 per saham pada penutupan perdagangan 3 Januari 2011.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




