ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jalur Distribusi Bancassurance Diprediksi Jadi Tren Asuransi 2015

Senin, 2 Februari 2015 | 20:47 WIB
DK
FB
Penulis: Devie Kania | Editor: FMB
CEO Generali, Edy Tuhirman (kanan) berbincang kepada CEO Bank Victoria, Eko R Gindo (tengah) danDeputy CEO Bank Victoria, Anthony Soewandy usai peluncuran produk Bancassurance Victoria International Priority Protection (VIP Pro)
CEO Generali, Edy Tuhirman (kanan) berbincang kepada CEO Bank Victoria, Eko R Gindo (tengah) danDeputy CEO Bank Victoria, Anthony Soewandy usai peluncuran produk Bancassurance Victoria International Priority Protection (VIP Pro) (Majalah Investor/Uthan A Rachim)

Jakarta – Sejumlah pelaku industri asuransi jiwa Indonesia optimistis jalur distribusi (distribution channel) bancassurance akan tumbuh luar biasa pada masa mendatang. Sebab, setiap bank yang menjadi rekanan perusahaan asuransi mengetahui secara spesifik kebutuhan nasabah mereka. Dengan pemahaman itu, perusahaan asuransi lebih mudah untuk menawarkan produk kepada segmen yang ingin dibidik.

Chief Partnership Distributions PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali) Petrus Tatipatta mengatakan, setiap jalur distribusi yang ada di perusahaan asuransi memiliki segmen tersendiri. Untuk itu, pelaku asuransi harus dapat memahami kebutuhan masyarakat. Karena menurut dia, masyarakat zaman sekarang sudah jauh lebih pandai memilih produk.

"Kalau masyarakat tidak mendapatkan apa yang dibutuhkan, mereka akan mencari melalui jalur distribusi lain. Sedangkan bank itu kan paham kebutuhan nasabah mereka. Jadi ke depan, bancassurance itu akan tumbuh luar biasa. Apalagi jalur ini juga menjual produk unit-linked dan tradisional," ujar dia kepada Investor Daily di Jakarta, belum lama ini.

Adapun sampai September 2014, Generali membukukan total premi sebesar Rp 1,26 triliun. Produk unit linked menyumbang premi sebesar Rp 990 miliar dan produk asuransi tradisional (non unit-linked) Rp 266 miliar. Untuk perolehan total premi Generali, jalur distribusi bancassurance masih mendominasi dengan porsi 57 persen.

ADVERTISEMENT

Selama periode Januari 2015 Generali telah meluncurkan beberapa produk. Dua di antaranya merupakan produk asuransi unit linked baru untuk jalur distribusi bancassurance dengan PT Bank ANZ Indonesia (Bank ANZ) dan PT Bank Victoria International Tbk (Bank Victoria). "Sebab, sampai saat ini produk unit-linked masih menjadi primadona," jelas Petrus.

Sementara itu, sebelumnya Presiden Direktur PT MNC Life Assurance (MNC Life) Patricia Rolla Bawata mengaku, tahun ini perseroan akan mengubah fokus yang sebelumnya kepada penjualan asuransi mikro menjadi jalur distribusi bancassurance. Untuk itu, saat ini MNC Life tengah mengajukan izin membuka jalur distribusi bancassurance kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kami juga mengajukan 10 produk asuransi untuk jalur distribusi itu. Perseroan menargetkan sudah dapat meluncurkan jalur distribusi baru pada kuartal II-2015. Kami optimistis, jalur bancassurance dapat tumbuh besar di masa mendatang. MNC Life memprediksi bancassurance dapat menyumbang premi sekitar Rp 250 miliar dari target premi tahun 2015 yang sebesar Rp 1 triliun," ungkap dia.

Patricia menyakini, target Rp 250 miliar dapat tercapai sampai akhir tahun. Sebab, perseroan akan menggarap captive dan non captive market terkait jalur distribusi bancassurance. "Selain dengan PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank), MNC Life juga akan menggandeng tiga bank lain. Saya optimistis, karena captive kami saja sudah besar dan dapat membantu kami untuk tumbuh pesat. Porsi captive dan non captive market nanti itu kemungkinan 50 persen dan 50 persen," jelas dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon