ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Indonesia-Cheska Akan Teken Kerja Sama Penerbangan

Minggu, 22 Februari 2015 | 14:39 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan (kedua dari kanan) tiba di Praha, rep. Ceko, untuk kunjungan kerja, 22 Februari 2015.
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan (kedua dari kanan) tiba di Praha, rep. Ceko, untuk kunjungan kerja, 22 Februari 2015. (Peter Gontha)

Praha - Indonesia dan Republik Cheska telah sepakat untuk menjalin kerja sama penerbangan komersial dan akan diformalkan dalam kunjungan Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan ke negara Eropa Timur itu.

Jonan tiba di Praha Minggu (22/2) disertai rombongan kerja, antara lain terdiri dari Direktur Jenderal Perkeretaapian Hermanto Dwiatmoko, Direktur Utama Garuda Moh Arief, Direktur Utama PT KAI Eddie Sukmo, Direktur Utama Navigasi Udara, Bambang Tyahjono, dan Direktur Korporasi Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok. Mereka disambut oleh Duta Besar Indonesia untuk Republik Cheska, Aulia Rachman.

Dalam keterangan yang diterima redaksi, salah satu agenda utama kunjungan ini adalah penandatanganan perjanjian air traffic agreement antara Pemerintah Republik Cheska dengan Pemerintah Indonesia, sehingga Czech Airline dapat melaksanakan code share agreement dengan Garuda Indonesia.

Kunjungan menhub merupakan salah satu komitmen pemerintahan Joko Widodo untuk memajukan sektor perhubungan dan mendukung industri pariwisata. Untuk mewujudkannya diperlukan perjanjian-perjanjian air traffic dengan sebanyak mungkin negara di Eropa maupun bagian dunia yang lain.

ADVERTISEMENT

Selain itu, rombongan juga akan melakukan peninjauan infrastruktur, seperti pengelolaan bandara regional, pabrik kereta api, industri kendaraan pemadam kebakaran, maupun sistem pertahanan udara di Republik Cheska.

Pada kesempatan itu, Menteri Jonan juga mengundang Duta Besar Indonesia untuk Polandia, Peter Gontha, ke Praha guna membicarakan kemungkinan kerja sama Polandia dengan Indonesia dalam bidang kemaritiman dan galangan kapal. Seperti diketahui, Polandia merupakan negara yang industri perkapalannya sangat maju.

Dalam kunjungan ini ada hal cukup unik ketika Dubes Auilia duduk di bagian belakang bus kecil yang ditumpangi rombongan, di belakang menteri dan direktur Bank Mandiri.

"Sekarang zamannya di mana perwakilan Indonesia di luar negeri justru harus menjadi ujung tombak negara dan melayani semua unsur yang mempunyai kepentingan untuk memajukan Indonesia," kata Aulia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Prabowo Akui Bertemu Jonan Bahas Proyek Kereta Cepat Whoosh

Prabowo Akui Bertemu Jonan Bahas Proyek Kereta Cepat Whoosh

EKONOMI
Dampingi AHY, Mantan Menhub Ignasius Jonan Juga Dipanggil Prabowo

Dampingi AHY, Mantan Menhub Ignasius Jonan Juga Dipanggil Prabowo

EKONOMI
Jonan: Harga Mobil Hidrogen Bisa Rp 4 M, Belum Masuk Akal di RI

Jonan: Harga Mobil Hidrogen Bisa Rp 4 M, Belum Masuk Akal di RI

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon