Perbaikan Remunerasi Dorong Efisiensi Birokrasi (2)
Jumat, 27 Maret 2015 | 10:56 WIB
Jakarta - Pengamat penerbangan Gerry Soejatman mengatakan keinginan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan untuk menaikkan gaji serta tunjangan inspektur penerbangan maupun pegawai yang lain positif. Hal tersebut merupakan salah satu cara untuk menambah tingkat keselamatan penerbangan nasional.
"Selama ini, gaji yang diterima oleh inspektur di lapangan sangat tidak sesuai dengan tugas berat yang diembannya. Mereka mungkin pegawai negeri sipil, tetapi kesejahteraan mereka perlu ditambah, sehingga setiap petugasnya memiliki semangat kerja yang lebih baik," kata Gerry saat dihubungi via telepon di Jakarta, Kamis (26/3).
Direktur Eksekutif Indef Enny Sri Hartati juga sepakat bahwa kesejahteraan aparat pemerintah harus diperbaiki. Hal ini cukup efektif untuk mendorong keuangan negara lebih efisien, yakni pemasukan besar dan tidak ada kebocoran. Para pegawai yang kesejahteraannya meningkat diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
"Selama ini, gaji kecil telah memicu adanya kesan tutup mata ketika aparat menerima gratifikasi dan mencari tambahan pemasukan yang aneh-aneh. Gaji aparat itu harus disesuaikan dengan tingkat produktivitas, kewenangan, dan risiko pekerjaan mereka," kata Enny
Untuk merealisasikan hal tersebut, pemerintah harus memulai dengan menata ulang struktur kepegawaian. Setiap pegawai harus memiliki job desk dengan tugas, kewenangan, dan tanggung jawab yang jelas. Jika job desk tersebut sudah jelas, pemerintah akan mudah menyusun penggajian atau remunerasinya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




