ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sofjan Wanandi: Dunia Pendidikan Harus Dikawinkan Dengan Industri

Kamis, 16 April 2015 | 23:16 WIB
MB
B
Penulis: Maria Fatima Bona | Editor: B1
Ketua Tim Ahli Wakil Presiden RI yang juga alumnus Canisius Sofjan Wanandi (empat kanan) berbincang dengan Ketua Canisius Alumni Day 2015 T. Ario Basas (ketiga kanan), Ketua Perhimpunan Alumni Kolese Kanisius Jakarta Adhi Anondo (kedua kanan), Sekretaris Canisius Alumni Day 2015 Barista, serta pembicara acara tersebut dari kiri ke kanan Ade Rai, Rafael David, Derianto Kusuma, Valentina Meiliyana dan moderator Pemimpin Redaksi Suara Pembaruan Primus Dorimulu sesaat sebelum memulai Seminar Entrepreneur - Jump Starting Risk Taker Education pada acara Canisius Alumni Day 2015, di Jakarta, 16 April 2015.  Canisius selalu memacu siswanya untuk memulai wirausaha dari usia dini.
Ketua Tim Ahli Wakil Presiden RI yang juga alumnus Canisius Sofjan Wanandi (empat kanan) berbincang dengan Ketua Canisius Alumni Day 2015 T. Ario Basas (ketiga kanan), Ketua Perhimpunan Alumni Kolese Kanisius Jakarta Adhi Anondo (kedua kanan), Sekretaris Canisius Alumni Day 2015 Barista, serta pembicara acara tersebut dari kiri ke kanan Ade Rai, Rafael David, Derianto Kusuma, Valentina Meiliyana dan moderator Pemimpin Redaksi Suara Pembaruan Primus Dorimulu sesaat sebelum memulai Seminar Entrepreneur - Jump Starting Risk Taker Education pada acara Canisius Alumni Day 2015, di Jakarta, 16 April 2015. Canisius selalu memacu siswanya untuk memulai wirausaha dari usia dini. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Jakarta-Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Jusuf Kalla, Sofjan Wanandi mengatakan, pemerintah harus mengawinkan dunia pendidikan dengan industri untuk menghasilkan lulusan yang siap pakai di industri. Hal ini penting karena saat ini, lulusan dari sekolah formal tidak bisa diserap oleh dunia kerja atau industri karena mereka tidak memiliki keahlian yang dibutuhkan oleh industri.

Hal ini dikatakan Sofjan Wanandi seusai tampil sebagai pembicara dalam Seminar Entrepreneur Jump Starting Rich Education yang diadakan oleh Alumni Kolose Kanisius di Jakarta, Kamis (16/4). Acara ini dihadiri juga oleh ketua Alumni Kanisius Day, Adi Anondo, Rektor Universitas Kanisius Day, Romo Istanto, dan Pemimpin Redaksi Suara Pembaruan, Investor Daily, dan Beritasatu.com Primus Dorimulu, dan Ade Ray.

Ia mengatakan, sistem pendidikan di Indonesia sejauh ini belum bisa menghasilkan lulusan yang siap pakai di dunia kerja atau industri. "Siapa yang mau pakai lulusan yang tidak skill. Karena itu, pemerintah harus mengawinkan dunia pendidikan dan industri. Misalkan sebelum lulus, para siswa diberi kesempatan untuk magang di pabrik. Sehingga mereka ada pengalaman," tuturnya.

Mantan Ketua Umum Apindo ini mengatakan, pendidikan Indonesia secara umum masih tertinggal jauh, infrastrukturnya masih kurang memadai, belum lagi masalah disiplin, etika, dan tata tertib. Karena itu, masalah ini harus segera diperbaiki.

ADVERTISEMENT

Ia menegaskan, Indonesia tidak boleh bergantung pada pihak asing, sebaliknya Indonesia harus mampu mendidik orang-orangnya untuk menjadi pemimpin di negeri sendiri, termasuk di berbagai perusahaan. "Apa mau ekonomi kita tumbuh dengan orang asing yang menjadi kepala bagi kita dan kita hanya menjadi pegawai mereka?. Kita bisa belajar dari negara lain seperti Tiongkok, yang memperbaiki pabrikan mereka dan meningkatkan sumber daya mereka," paparnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Sofjan Wanandi: Saatnya Fokus Ekonomi dan Jaga Kepastian Hukum

Sofjan Wanandi: Saatnya Fokus Ekonomi dan Jaga Kepastian Hukum

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon