ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Masyarakat Ekonomi ASEAN Bisa Saingi Uni Eropa

Selasa, 21 April 2015 | 15:27 WIB
HA
B
Penulis: Happy Amanda Amalia | Editor: B1
Presiden RI Joko Widodo (tengah) disambut Managing Director World Economic Forum Asia Timur  Philipp Rosler (kanan) dan Menteri Perdagangan RI Rachmat Gobel (kiri), dalam pembukaan pembukaan World Economic Forum Asia Timur yang ke -24 di Jakarta, 20 April 2015. Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao
Presiden RI Joko Widodo (tengah) disambut Managing Director World Economic Forum Asia Timur Philipp Rosler (kanan) dan Menteri Perdagangan RI Rachmat Gobel (kiri), dalam pembukaan pembukaan World Economic Forum Asia Timur yang ke -24 di Jakarta, 20 April 2015. Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao

Jakarta - Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dipercaya akan menyaingi Uni Eropa (UE) dalam beberapa tahun mendatang. Komunitas ekonomi yang tengah dipersiapkan ini akan menghubungan kesepuluh negara dalam blok ASEAN.

Menteri Perdagangan dan Industri Internasional Malaysia Mustapa Mohamed mengatakan dalam World Economic Forum on East Asia (WEF-EA) 2015 bahwa sejauh ini pertumbuhan ekonomi di negara-negara ASEAN berada pada 5% per tahun, sementara Eropa kurang dari 2%.

"Tentu saja saya merasa yakin bahwa kita akan mengejar ketertinggalan kita dengan Eropa. Satu hari nanti kita akan mencapainya. Apa yang perlu kita lakukan di ASEAN adalah untuk tumbuh lebih cepat sehingga kita sampai di sana lebih cepat. Kita menyalip leih cepat dan mungkin ini akan terjadi dalam 10-15 tahun kedepan," katanya Senin (20/4).

Kecepatan ASEAN dalam mengejar ketertinggalan dikarenakan sebagian besar penduduk ASEAN masih berusia muda, jika dibandingkan dengan populasi yang menua di Eropa. Ini tentu memberi keunggulan MEA yang direncanakan secara signifikan.

ADVERTISEMENT

"Blok ekonomi terpadu ini akan membentuk pasar dan basis produksi tunggal, serta memfasilitasi aliran bebas barang dan jasa di sekitar salah satu daerah paling dinamis dan paling cepat berkembang di dunia," tambahnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon