ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bank Permata Gelar "Belanja Kalap" di Giant

Rabu, 13 Mei 2015 | 11:27 WIB
LO
WP
Penulis: Lona Olavia | Editor: WBP
Ilustrasi Bank Permata
Ilustrasi Bank Permata (Istimewa)

Jakarta - PT Bank Permata Tbk (PermataBank) melalui PermataTabungan Bebas gelar aktivitas kreatif "Belanja Kalap" bekerja sama dengan Giant hipermarket milik Hero Group.

Direktur Retail Banking Bank Permata Biantoro Surodjo mengatakan, Belanja Kalap merupakan rangkaian acara persembahan program cashback 5 persen di supermarket dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dari PermataTabungan Bebas yang sudah dimulai pada November 2014.

"Kegiatan ini bertujuan untuk membangun budaya belanja bijak, dan juga mendukung budaya cashless dengan penggunaan kartu debit dari PermataTabungan Bebas sebagai pengganti uang tunai," katanya, di Jakarta, Rabu (13/5).

Kegiatan ini diselenggarakan di Giant Mal Kalibata dan empat lokasi Giant Ekstra lainnya yakni Villa Melati Tangerang, Cimanggis Depok, Sentul Bogor dan Harapan Indah Bekasi yang akan dilaksanakan pada 13 Mei 2015 hingga 7 Juni 2015.

ADVERTISEMENT

Sebagaimana diketahui, Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi pembayaran dengan menggunakan instrumen non-tunai meningkat lebih dari 10 persen dibandingkan 2014 dari jumlah keseluruhan transaksi ritel di Indonesia meski masih didominasi dengan transaksi tunai sebesar 89,7 persen. Untuk transaksi non-tunai, pembayaran menggunakan kartu kredit sebesar 3,8 persen, sedangkan kartu debit 5,6 persen dan sisanya menggunakan uang elektronik dan voucher.

Sepanjang periode program, jumlah transaksi dengan menggunakan kartu debit PermataTabungan Bebas di supermarket naik sebesar 47 persen dengan total volume transaksi meningkat 50 persen. Giant sebagai pemimpin pasar, menempati porsi yang besar untuk transaksi pembelanjaan di supermarket yang dilakukan nasabah Permata.

Dia menambahkan, melalui beragam produk, layanan dan kegiatan yang ditopang oleh teknologi terkini serta perusahaan sesuai dengan kebutuhan nasabah, kepercayaan nasabah kepada PermataBank terus meningkat. "Hal ini dibuktikan dengan kenaikan dana pihak ketiga (DPK) secara berkelanjutan, dari peringkat 9 di tahun 2010 menjadi peringkat ke-6 saat ini," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Head Marketing Giant Felyncia mengharapkan, kegiatan Belanja Kalap ini dapat mendukung program PermataTabungan Bebas.

Chief Financial dari ZAP Finance Prita Ghozie menuturkan, kenaikan bahan dan barang kebutuhan setiap tahun mendorong masyarakat melakukan perubahan dalam mengelola pengeluaran bulanan. "Dengan tingkat kenaikan penghasilan yang mungkin tidak sebanding, penting bagi kita untuk belajar mengatur pola belanja, tertib menggunakan kartu debit dan cermat melihat promosi belanja yang ditawarkan," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon