2015, Mandiri Targetkan Transaksi "Hedging" BUMN US$3 Miliar
Rabu, 13 Mei 2015 | 18:08 WIBJakarta --- Bank Mandiri targetkan dapat membukukan volume transaksi lindung nilai (hedging) dari BUMN sebesar US$3 miliar.
Direktur Korporasi Bank Mandiri Royke Tumilar menuturkan saat ini pihaknya sudah menangani transaksi hedging pada sebanyak delapan korporasi, baik BUMN dan swasta. Dia pun menargetkan pihaknya setidaknya dapat menangani 10 bank BUMN yang aktif dalam menangani transaksi lindung nilai.
"Kami masih taruh target sangat konservatif untuk BUMN, tapi volume kurang lebih $3 miliar," terang Royke di Jakarta, Rabu (13/5).
Dari BUMN-BUMN yang difasilitas Bank Mandiri, dua BUMN yang cukup besar memperoleh fasilitas transaksi hedging adalah PT Pertamina dan PLN. Bank Mandiri sendiri saat ini sudah menandatangani pemberian fasilitas kepada Pertamina sebesar US$ 1 miliar dan PLN sebesar US$500 juta.
Royke pun berharap setelah Pertamina dan PLN, BUMN-BUMN lain akan lebih agresif dalam melakukan transaksi hedging.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




