Temui Menperin, Mitsui Incar Gasifikasi Batu Bara
Kamis, 14 Mei 2015 | 02:46 WIB
Jakarta - Mitsui grup bakal meningkatkan investasi mereka di bidang energi di Indonesia. Melalui perusahaan afiliasinya, Mitsui Indonesia, kelompok bisnis asal Jepang itu berencana mengembangkan gasifikasi batu bara untuk meningkatkan nilai tambah komoditas tambang itu.
Rencana itu mengemuka saat Presiden Direktur dan CEO PT Mitsui Indonesia Yukio Takebe menemui Menteri Perindustrian Saleh Husin di kantor Kemenperin, Jakarta, Selasa (13/5).
"Di batu bara, pertama, mereka ingin memberi nilai tambah dari sekadar bahan baku energi. Mereka mengklaim mampu menaikkan kadar kalori batu bara, dari rendah dan menengah menjadi lebih tinggi," kata Saleh dalam pernyataan pers yang diterima redaksi.
Kedua, Mitsui berminat merambah ke bidang gasifikasi batu bara. Nantinya, gasifikasi dapat dimanfaatkan industri pupuk nasional.
"Jadi, investasi dan ekspansi mereka tidak di hulu energi tapi masuk ke industri pengolahan. Lebih-lebih lagi, multiplier effect-nya membantu produksi pertanian yang bakal memperkuat ketahanan pangan," imbuh Saleh.
Menurut Menperin, pemerintah juga menginginkan Mitsui melakukan transfer teknologi mengingat Indonesia merupakan salah satu produsen "emas hitam" besar dunia.
Jangka Panjang
Saleh mengingatkan, rencana ekspansi Mitsui ini membuktikan investor melihat peluang bisnis di Indonesia dengan visi jangka panjang.
"Kita jangan hanya melihat dalam jangka pendek, misalnya hanya melihat tertekannya ekonomi di kuartal pertama 2015. Jauh dari itu, harus mau jujur melihat bagaimana kita berhasil menciptakan iklim positif dan peluang itu diambil oleh investor global," terangnya.
Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka Kementerian Perindustrian Harjanto mengatakan, teknologi mengubah batu bara menjadi gas merupakan terobosan yang bisa membantu industri, di tengah harga energi nasional yang sedang tinggi.
"Pertemuan awal ini akan dilanjutkan ke depan dengan agenda mempresentasikan rencana investasi dan bisnis Mitsui tersebut kepada jajaran Kemenperin," ujarnya.
Pada Maret kemarin, Menperin bertemu dengan para CEO konglomerasi Jepang saat mendampingi Wapres RI, Jusuf Kalla berkunjung ke Negeri Matahari Terbit itu. Selain melakukan pembicaraan dengan Mitsui & Co Ltd, digelar pertemuan dengan antara lain dengan CEO Inpex Corporation, Tokyo Gas, Toyota Motor, Itochu Corporation, Marubeni, Mitsubishi, Nomura Group, Sumitomo dan asosiasi pengusaha Jepang, Keidanren.
Menilik ke belakang, pada 1990 Mitsui membangun proyek PLTU Paiton I di Probolinggo, Jawa Timur. Pada 2012, mereka melanjutkan pembangunan Paiton III. Mitsui juga membangun proyek pabrik amonia dengan kapasitas 660.000 ton yang mulai berproduksi sejak 2000.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




