ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Oktober, Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 42 Bulan Berturut-turut

Rabu, 15 November 2023 | 12:01 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi peti kemas untuk ekspor dan impor.
Ilustrasi peti kemas untuk ekspor dan impor. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Oktober 2023 mencapai surplus sebesar US$ 3,48 miliar. Surplus tersebut mengalami kenaikan tipis sebesar 0,07% dibandingkan September 2023 yang mencapai US$ 3,41 miliar. 

Meski demikian, terjadi penurunan sebesar 2,12% dibandingkan dengan Oktober 2022. Pada Oktober 2023, neraca perdagangan Indonesia berhasil mencatatkan surplus selama 42 bulan berturut-turut

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini mengatakan nilai ekspor Indonesia pada Oktober 2023 mencapai US$ 22,15 miliar, mengalami kenaikan sebesar 6,76% dibandingkan ekspor pada September 2023. Namun, terjadi penurunan yang cukup signifikan sebesar 10,43% dibandingkan dengan Oktober 2022. 

ADVERTISEMENT

“Sementara itu, nilai impor Indonesia pada Oktober 2023 mencapai US$ 18,67 miliar, mengalami kenaikan sebesar 7,68% dibandingkan dengan September 2023, namun turun 2,42% dibandingkan dengan Oktober 2022,” kata dia saat memberikan keterangan pers secara hybrid di Jakarta, Rabu (15/11/2023).

Dia menyatakan pada Oktober 2023, neraca perdagangan Indonesia berhasil mencatatkan surplus selama 42 bulan berturut-turut. Surplus ini lebih banyak ditopang komoditas non-migas sebesar US$ 5,31 miliar, dengan bahan bakar mineral (HS27), lemak, minyak hewan nabati (HS 15), serta barang besi dan baja (HS 72) menjadi penyumbang surplus utama.

Namun, neraca perdagangan komoditas migas mengalami defisit sebesar US$ 1,84 miliar pada Oktober 2023. Minyak mentah dan hasil minyak menjadi penyumbang defisit pada sektor ini.

Pudji menegaskan secara kumulatif, dari Januari hingga Oktober 2023, total surplus neraca perdagangan Indonesia mencapai US$ 31,22 miliar. Meski demikian, total surplus neraca perdagangan tahun ini mengalami penurunan sebesar US$ 14,22 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai US$ 45,44 miliar.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Neraca Perdagangan RI Surplus pada Februari 2026

Neraca Perdagangan RI Surplus pada Februari 2026

MULTIMEDIA
BPS Catat Neraca Dagang RI Surplus 69 Bulan Berturut-turut

BPS Catat Neraca Dagang RI Surplus 69 Bulan Berturut-turut

EKONOMI
Impor Januari 2026 Naik 18,21 Persen, Capai Rp 356,84 Triliun

Impor Januari 2026 Naik 18,21 Persen, Capai Rp 356,84 Triliun

EKONOMI
Ekspor Nonmigas Dorong Surplus Perdagangan RI 2025 Rp 640 T

Ekspor Nonmigas Dorong Surplus Perdagangan RI 2025 Rp 640 T

EKONOMI
Surplus Neraca Perdagangan Perkuat Stabilitas Eksternal Perekonomian

Surplus Neraca Perdagangan Perkuat Stabilitas Eksternal Perekonomian

EKONOMI
Surplus Perdagangan Agustus Tembus US$ 5,49 Miliar, Rekor 64 Bulan

Surplus Perdagangan Agustus Tembus US$ 5,49 Miliar, Rekor 64 Bulan

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon