Erick Thohir: Restrukturisasi BUMN Karya Membutuhkan Waktu 2-3 Tahun
Rabu, 20 Desember 2023 | 09:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, tengah menyiapkan sejumlah opsi untuk memulihkan kinerja BUMN-BUMN Karya, terutama empat perusahaan konstruksi yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Restrukturisasi yang dipertimbangkan oleh pemerintah diperkirakan akan memakan waktu dua hingga tiga tahun.
Keempat BUMN konstruksi tersebut adalah PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT PP Tbk (PTPP), dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI), yang semuanya terbebani dengan utang yang signifikan melebihi nilai ekuitas mereka.
"Dengan utang yang fantastis, proses restrukturisasi BUMN Karya ini akan membutuhkan waktu dua sampai tiga tahun dengan opsi-opsi yang berbeda," kata Erick dalam konferensi pers di Kementerian BUMN pada Selasa (19/12/2023).
Erick menjelaskan tiga opsi yang sedang dipertimbangkan. Opsi pertama melibatkan perbaikan investasi di BUMN-BUMN Karya. Opsi kedua adalah memfokuskan pendanaan perbankan untuk mendanai proyek (aset) dan bukan untuk holding, untuk menghindari masalah pembayaran kepada vendor di masa mendatang.
“Masa posisi kita sebagai benteng ekonomi nasional kok menyusahkan UMKM-UMKM kecil dan menyusahkan rakyat kecil? Makanya, kemarin saya bilang panggil direksi lama biar tanggung jawab,” tegas Erick.
Opsi ketiga adalah melakukan restrukturisasi dengan mendivestasi aset kepada Indonesia Investment Authority (INA) dan bernegosiasi dengan perbankan, di mana sebagian besar telah berhasil.
Erick juga menyampaikan bahwa Komisi VI DPR RI setuju untuk memanggil direksi lama, terutama yang terlibat dalam kasus hukum. Untuk pendanaan perbankan ke depan, akan difokuskan langsung kepada aset guna mencegah permasalahan pembayaran.
"Pendanaan perbankan akan langsung difokuskan kepada aset tetapi, yang sukuk dan macam-macam ini yang belum. Itu bagian dari restrukturisasi dan itu perlu waktu,” jelas Erick.
Erick juga menambahkan bahwa PT Hutama Karya (Persero) akan membantu penyehatan keuangan PT Waskita Karya Tbk. "Nanti Hutama Karya yang akan bantu Waskita dan Direktur Utamanya (Dirut) Waskita juga kan baru diganti kemarin. Coba panggil dirutnya. Apa rencana barunya?” ungkapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




