Bursa Asia Menguat Setelah Bank Sentral Jepang dan Tiongkok Pertahankan Suku Bunga
Rabu, 20 Desember 2023 | 09:02 WIB
Tokyo, Beritasatu.com - Bursa Asia mengalami kenaikan pada Rabu ini (20/12/2023). Bank sentral Jepang dan bank sentral Tiongkok memutuskan untuk mempertahankan kebijakan moneternya.
Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga pada level -0.1%, sambil tetap berpegang pada kebijakan kontrol kurva imbal hasil yang menetapkan batas atas imbal hasil obligasi pemerintah Jepang dengan jangka waktu 10 tahun pada 1% sebagai acuan. Gubernur BOJ, Kazuo Ueda, juga mengambil sikap dovish dalam konferensi pers setelah keputusan kebijakan. Meskipun demikian, yen melemah lebih lanjut terhadap dolar, turun 0,13% menjadi 144,02.
People's Bank of China (PBoC) mempertahankan tingkat suku bunga utama pinjaman satu tahunnya — yang menjadi acuan untuk sebagian besar pinjaman rumah tangga dan korporat di negara tersebut — pada 3,45%. Tingkat suku bunga pinjaman benchmark lima tahun —yang menjadi acuan untuk sebagian besar hipotek— tetap tidak berubah pada 4,2%.
Optimisme juga meluap dari reli di Wall Street. S&P 500 mendekati rekor tertinggi dan Dow Jones Industrial Average mencatatkan hari kenaikan kesembilan berturut-turut.
Di Australia, indeks S&P/ASX 200 naik 0,51% mencapai level tertinggi dalam 10 bulan. Indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 1,11% pada pembukaan, sementara CSI 300 di Tiongkok sedikit melemah.
Nikkei 225 Jepang ditambah 1,56%, sedangkan Topix yang lebih luas naik 1,07%. Kospi Korea Selatan mengalami kenaikan sebesar 0,98%, sementara Kosdaq, yang berfokus pada saham kapitalisasi kecil, melihat kenaikan sebesar 0,57%.
Pada sesi sebelumnya, indeks acuan Wall Street, S&P 500, naik 0,59% menjadi 4.768,37, mendekati rekor tertinggi, sementara Dow Jones Industrial Average menambah 251,90 poin atau 0,68% menjadi 37.557,92. Nasdaq Composite juga menguat 0,66%, mencapai level di atas 15.000 untuk pertama kalinya sejak Januari 2022.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




