ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kasus Covid-19 Naik, APPBI Optimistis Kunjungan Mal Capai 100 Persen Saat Nataru

Kamis, 21 Desember 2023 | 22:56 WIB
AF
NF
Penulis: Alfida Rizky Febrianna | Editor: NF
Ketua DPP APPBI, Alphonsus Widjaja saat jumpa pers secara virtual.
Ketua DPP APPBI, Alphonsus Widjaja saat jumpa pers secara virtual. (Beritasatu.com/Alfida Rizky)

Jakarta, Beritasatu.com - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) memprediksi tingkat kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan atau mal bisa mencapai 100 persen pada akhir 2023, naik 10-20 persen, dibandingkan pada 2022 berkisar di rata-rata 90 persen. 

Ketua DPP APPBI, Alphonsus Widjaja mengatakan, target tersebut terbilang optimistis di tengah peningkatan kasus Covid-19 saat ini.

"Kami menargetkan adanya peningkatan pengunjung pusat perbelanjaan menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru), dibandingkan dengan tahun sebelumnya di Tahun 2022. Kami menargetkan ada peningkatan sekitar 10 sampai 20 persen," ujarnya  kepada Beritasatu.com, Kamis (21/12/2023).

ADVERTISEMENT

Alphonsus menuturkan, kenaikan tren kasus Covid-19 di Indonesia saat ini diprediksi belum berpengaruh secara signifikan terhadap okupansi kunjungan mal jelang akhir 2023. Untuk diketahui, berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), per 12-17 Desember 2023, penambahan kasusnya naik lagi ke kisaran 200-350 kasus per hari.

"Saya kira (peningkatan kasus Covid-19 saat ini) berpengaruh (terhadap okupansi mal), tentunya ada. Akan tetapi tidak signifikan alasannya, masyarakat sudah terbiasa dengan hidup bersama Covid, masyarakat sudah bisa mengambil inisiatif secara mandiri untuk melakukan pencegahan-pencegahan untuk pengobatan," ujarnya.

Maka dari itu, Alphonsus menyampaikan hingga kini pihaknya belum merencanakan penerapan protokol kesehatan, bahkan pembatasan sosial di dalam pusat perbelanjaan atau mal, seperti saat pandemi Covid-19 tahun lalu.

"Saat ini pusat belanjaan hanya tinggal mengingatkan kembali kepada tim yang ada di pusat perbelanjaan, baik para pengelola, penyewa dan para pengunjung. Jadi, saya kira yang dilakukan saat ini adalah mengingatkan kembali mengenai prosedur protokol kesehatan mengenai langkah-langkah yang akan diambil oleh pusat perbelanjaan khususnya menyambut libur Natal dan Tahun Baru ini," imbuhnya.

Meski begitu, kata Alphonsus, pengelola mal tetap berancang-ancang mempersiapkan apabila pemerintah nantinya akan kembali memberlakukan protokol kesehatan dan pembatasan sosial. 

"Sewaktu-waktu kami siap, tetapi kembali lagi ke instruksi pemerintah, kami tidak berharap akan ada terjadi pembatasan-pembatasan seperti itu," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

APPBI: Konflik Timur Tengah Belum Berdampak pada Ritel RI

APPBI: Konflik Timur Tengah Belum Berdampak pada Ritel RI

EKONOMI
Ramadan Effect! Kunjungan ke Pusat Perbelanjaan Bakal Naik 15 Persen

Ramadan Effect! Kunjungan ke Pusat Perbelanjaan Bakal Naik 15 Persen

EKONOMI
Tanpa Terobosan, Pertumbuhan Ekonomi 2026 Terancam Datar

Tanpa Terobosan, Pertumbuhan Ekonomi 2026 Terancam Datar

EKONOMI
APPBI Usul Tiket Murah dan PPN Rendah untuk Dongkrak Konsumsi 2026

APPBI Usul Tiket Murah dan PPN Rendah untuk Dongkrak Konsumsi 2026

EKONOMI
Pedagang Kena Imbas, APPBI Ungkap Akar Masalah Thrifting Ilegal

Pedagang Kena Imbas, APPBI Ungkap Akar Masalah Thrifting Ilegal

EKONOMI
Panic Buying Imbas Demo Ricuh, APPBI: Situasi Masih Terkendali

Panic Buying Imbas Demo Ricuh, APPBI: Situasi Masih Terkendali

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon