BPS: Inflasi Mamuju Urutan ke-8 di Indonesia
Selasa, 2 Juni 2015 | 01:17 WIB
Mamuju - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), menyatakan, inflasi di Kabupaten Mamuju pada Mei 2015 yang mencapai 1,05 persen, berada di urutan kedelapan dari 82 kota di Indonesia.
Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulbar, Syihabuddin, di Mamuju, Selasa (2/6), mengatakan, inflasi di Mamuju dipengaruhi kenaikan harga secara terus menerus pada kelompok pengeluaran.
Ia mengatakan, kenaikan itu terjadi pada kelompok bahan makanan 2,22 persen, kelompok gas, air, listrik, dan bahan bakar 1,53 persen.
Selain itu, kelompok kesehatan 0,43 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,38 persen.
"Inflasi sebesar 1,05 persen membuat Indeks Harga Konsumen (IHK) naik dari 116,31 pada April 2015 menjadi 117,53 pada Mei 2015 ini," katanya.
Ia mengatakan, 97 komoditas yang memberi andil dalam Inflasi itu, di antaranya yang tertinggi ikan layang 0,14 persen, ikan cakalang 0,09 persen, dan gas 0,08 persen.
Selain itu, bawang merah 0,07 persen dan telur ayam ras 0,06 persen.
Ia mengatakan, komoditas yang menyumbang deflasi berasal dari kelompok cabai merah dan beras yang mencapai 0,02 persen.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




