ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BPS: Surplus Neraca Perdagangan Selama Tahun 2023 Sentuh US$ 39,94 Miliar

Senin, 15 Januari 2024 | 15:27 WIB
AK
AD
Penulis: Arnoldus Kristianus | Editor: AD
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini. (Dok./Dok.)

“Pada saat yang sama neraca perdagangan komoditas migas mengalami defisit US$ 1,89 miliar dengan komoditas penyumbang defisit hasil minyak dan minyak mentah,” terang Pudji.

Tiga negara dengan komoditas penyumbang surplus terbesar selama Desember 2023 adalah India (US$ 1,43 miliar), Amerika Serikat (US$ 1,32 miliar), dan Filipina (US$ 720 juta).

“Surplus dengan India sebesar US$ 1,43 miliar didorong oleh komoditas bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewani/nabati, besi dan baja,” tutur Pudji.

Sedangkan tiga negara dengan defisit terbesar selama Desember 2023 adalah Australia (US$ 567,5 juta ), Brasil (US$ 498,2 juta), dan Thailand (US$ 405,6 juta).

ADVERTISEMENT

“Defisit terdalam dengan Australia ini didorong oleh komoditas bahan bakar mineral; bijih logam terak dan abu; serta logam mulia dan perhiasan,” pungkas Pudji.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BPS: 3.934 Peserta PBI JKN dengan Penyakit Katastropik Meninggal

BPS: 3.934 Peserta PBI JKN dengan Penyakit Katastropik Meninggal

NASIONAL
Surplus Neraca Perdagangan Capai US$ 2,23 M Didukung Ekspor Industri

Surplus Neraca Perdagangan Capai US$ 2,23 M Didukung Ekspor Industri

EKONOMI
Ekspor Indonesia ke AS Tumbuh 5,97% Didorong Sel Surya

Ekspor Indonesia ke AS Tumbuh 5,97% Didorong Sel Surya

EKONOMI
Inflasi Maret 2026 Melandai 3,48 Persen Didorong Normalisasi Listrik

Inflasi Maret 2026 Melandai 3,48 Persen Didorong Normalisasi Listrik

EKONOMI
Jakarta Pusat Jadi Kawasan dengan Angka Tertinggi Tanpa Rumah Pribadi

Jakarta Pusat Jadi Kawasan dengan Angka Tertinggi Tanpa Rumah Pribadi

JAKARTA
Kunjungan Wisman ke Indonesia Awal 2026 Tembus 1,01 Juta

Kunjungan Wisman ke Indonesia Awal 2026 Tembus 1,01 Juta

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT