ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

LPKR Optimistis Kinerja Hotel Makin Positif

Selasa, 23 Januari 2024 | 11:48 WIB
JS
JS
Penulis: Jaja Suteja | Editor: JAS
Hotel Aryaduta Jakarta.
Hotel Aryaduta Jakarta. (LKPR/LKPR)

Jakarta, Beritasatu.com - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), platform real estat dan layanan kesehatan terkemuka di Indonesia, optimistis bisnis perhotelan akan semakin bertumbuh pada 2024 seiring dengan sentimen Pemilu 2024 yang meningkatkan kebutuhan akomodasi.

Seperti diketahui, perusahan riset properti Cushman & Wakefield Indonesia memprediksi okupansi hotel di Jakarta akan mencatatkan tren positif pada tahun 2024 seiring dengan adanya gelaran Pemilu 2024. 

Direktur Strategic Consulting Cushman & Wakefield Indonesia Arief Rahardjo menuturkan bahwa tingkat kekosongan kamar hotel pada akhir 2023 terus mengalami penurunan ke posisi 40% untuk sejumlah jenis kamar hotel. Selain itu, tingkat kekosongan kamar secara keseluruhan selama tahun politik diprediksi terus membaik di level 34%.  

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno juga meyakini bahwa Pemilu 2024 akan memberikan dampak pemulihan industri pariwisata dalam negeri dan meningkatkan okupansi hotel. 

ADVERTISEMENT

Sandiaga menyampaikan bahwa peran pemilu terhadap industri perhotelan sangat besar disebabkan ada banyak pergerakan masyarakat dan diyakini dengan pergerakan masyarakat yang masif di saat pemilu akan memicu kebutuhan fasilitas akomodasi.

Kinerja hotel LPKR sendiri di segmen lifestyle memang cenderung bertumbuh yang terlihat dari performa pada tahun 2023. Melalui brand Aryaduta, LPKR saat ini mengelola 10 hotel.

Pada kuartal III 2023, okupansi hotel mencapai 66%, naik dari 64% pada kuartal III 2022, dan 51% pada kurun waktu sama tahun 2021. Raihan hingga kuartal III 2023  tersebut hanya 7% di bawah okupansi sebelum Covid-19, yakni 71% pada 2019.

Dari sisi pendapatan, LPKR mencatatkan pendapatan hotel naik 23% pada triwulan III 2023 menjadi Rp 317 miliar dari kurun waktu yang sama 2022 yang sebesar Rp 257 miliar dan kuartal III 2021 sebanyak Rp 170 miliar. Earning before interest, taxes, depreciation, and amortization (EBITDA) juga tumbuh 28% menjadi Rp 119 miliar pada triwulan III 2023, dari sebelumnya Rp 93 miliar pada kurun waktu yang sama 2022 dan Rp 30 miliar pada 2021.

Group CEO LPKR John Riady menyampaikan pertumbuhan bisnis hotel ditopang tren menginap saat liburan sekolah, serta acara meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) dari pemerintah dan swasta. Bisnis hotel juga telah menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kinerja operasional sebagai tanda pemulihan pasca-pandemi yang kuat. 

Di bisnis hotel, LPKR fokus pada segmen keluarga, pebisnis, dan wisatawan, sambil mempertahankan upaya untuk meningkatkan pendapatan dalam acara sosial, pertemuan, dan pernikahan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ganti Direktur, Ini Susunan Direksi Baru Lippo Karawaci

Ganti Direktur, Ini Susunan Direksi Baru Lippo Karawaci

EKONOMI
Banyak Peminat, LPKR Perluas Proyek Hunian Strategis di Tangerang

Banyak Peminat, LPKR Perluas Proyek Hunian Strategis di Tangerang

EKONOMI
Sasar 1 Juta Penerima hingga 2030, LPKR Siapkan 5.000 Aksi Sosial

Sasar 1 Juta Penerima hingga 2030, LPKR Siapkan 5.000 Aksi Sosial

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon