IHSG Berpeluang Menguat, MEDC, SILO, dan MDKA Bisa Jadi Pilihan
Kamis, 25 Januari 2024 | 10:04 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan bursa hari ini Kamis (25/1/2024) dengan range 7.170-7.300.
Pergerakan IHSG hari ini dipengaruhi sentimen dalam negeri terkait Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan realisasi investasi pada tahun 2023 mencapai Rp 1.418,9 triliun.
Financial expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (25/1/2024), menyatakan realisasi investasi Rp 1.418,9 triliun melampaui target 2023 sebesar Rp 1.400 triliun. Perinciannya, realisasi investasi penanaman modal asing (PMA) senilai Rp 744 triliun setara dengan 52,4% dari total realisasi investasi. Sementara, penanaman modal dalam negeri (PMDN) tercatat Rp 674,9 triliun dengan porsi 47,6%.
Sementara dari mancanegara, data awal PMI Manufaktur Inggris pada Januari 2024 tercatat 52,5 naik dari bulan Desember 2023 sebesar 52,1. Output produksi tumbuh paling tinggi sejak Juni 2023.
Dari Asia, Jepang melaporkan surplus neraca perdagangan pada Desember 2023 sebesar JPY 62,10 miliar, sekaligus surplus dalam 3 bulan beruntun. Performa tersebut lebih baik dari periode yang sama tahun 2022 yang tercatat defisit JPY1.497,93 miliar.
"Namun, jika diakumulasikan sepanjang tahun 2023 Jepang tercatat defisit neraca dagang sebesar JPY 9,29 triliun atau defisit dalam 3 tahun berturut-turut," ujar Ratih.
Berikut 3 saham pilihan Ajaib Sekuritas.
MEDC
Buy : 1.165
TP : 1.210
Stop loss: <1.145
Berpotensi reversal dari bearish jangka pendek dengan volume jual menurun. Indikator stochastic crossing di area oversold berpotensi adanya rebound.
Harga crude oil kembali naik +0,97% di level US$ 75,09 per barel (24/1/2024). Kenaikan harga crude oil menyusul turunnya stok crude oil AS 9,2 juta barel pekan lalu. Sementara, permintaan berpotensi naik seiring dengan kebijakan People's Bank of China (PBoC) untuk mengurangi jumlah uang tunai yang harus disimpan sebagai cadangan oleh bank mulai tanggal 5 Februari 2024.
SILO
Buy : 2.200
TP : 2.270
Stop loss: <2.130
SILO berpotensi bullish continuation di atas moving avarage atau MA (5,20,100) membentuk pola inverse head and shoulder. Indikator stochastic crossing dengan volume yang menguat dalam momentum akumulasi.
Emiten sektor kesehatan memiliki prospek yang baik sejalan dengan pertumbuhan GDP suatu negara. Pasalnya, kesadaran masyarakat untuk hidup sehat meningkat.
SILO per September 2023 mencatatkan pendapatan Rp 8,24 triliun, naik 21,55%, sejalan kinerja top line, laba bersih melonjak 91,20% yoy menjadi Rp 858,90 miliar.
MDKA
Buy : 2.710
TP : 2.800
Stop loss: <2.620
MDKA berpotensi bullish continuation membentuk long white candle dengan volume yang naik. Pergerakan harga di atas MA (5,20,100). Indikator MACD bar histogram positif dalam momentum akumulasi.
Harga nikel LME naik +1,68% di level US$ 16.292 per ton (24/1/2024). Kenaikan komoditas nikel dalam 2 hari beruntun sejalan dengan potensi meningkatnya permintaan ditengah kebijakan ekspansif PBoC.
Sebelumnya, PBoC mempertahankan tingkat suku bunga rendah (LPR) tenor 1 dan 5 tahun, ditambah kebijakan mengurangi jumlah uang tunai yang harus disimpan sebagai cadangan oleh bank mulai tanggal 5 Februari 2024.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




